oleh

Anda Ingin Tukar Uang Baru Polisi Ingatkan Waspadai Upal

Nganjuk – Menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2017 ini, jasa penukaran uang baru mulai bermunculan di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Nganjuk.Untuk itu Polisi mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap peredaran uang palsu (Upal).

“ Yang harus diwaspadai adalah uang palsu, jangan sampai sudah kehilangan uang mendapat uang baru yang palsu,” ujar Kasubbag Humas Polres Nganjuk AKP Samsul Hadi SH Jumat (9/06/2017)

Meski hingga saat ini belum ada masyarakat yang melapor mendapat uang baru palsu, “ Untuk laporan belum ada. Namun harus tetap waspada,” tandasnya.

 Adapun, pecahan uang yang ditawarkan bervariasi nominalnya mulai Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000. dan Rp 20.000. Mereka menjajakan uang di pinggir sekitar areal alun-alun Nganjuk maupun jalan-jalan protokol wilayah Kota Nganjuk.

Jasa penukaran uang banyak diminati masyarakat sebagai pekerjaan sampingan, sebab setiap uang berjumlah Rp100 ribu ditukar dengan uang berjumlah Rp110 ribu. Artinya, pemilik uang baru mendapat untung senilai Rp10 ribu.

“Saya menukar uang Rp400 ribu dengan Rp440 ribu pada orang yang menjajakan uang baru di pinggir jalan. Adapun uang receh yang ditukar meliputi Rp2.000, Rp5.000, dan 10.000,” terang fahmi warga Kota Nganjuk, Jumat (09/06/2017) siang di seputaran alun-alun Nganjuk.

Fahmi menukar uang receh tersebut untuk dibagikan kepada keponakan dan para tetangga saat lebaran nanti. Sebab, hal semacam itu sudah menjadi sebuah tradisi. “Kalau diberi uang baru, anak-anak kan senang meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak,” paparnya.

Sementara itu, salah seorang jasa penukaran uang receh, yang mengaku bernama Soleh menyatakan, pekerjaan menukarkan uang receh pada masyarakat sudah dilakoni setiap tahun, tepatnya menjelang lebaran. Sebab, banyak masyarakat yang ingin menukar uang receh.

“Keuntungannya setiap bendel atau berjumlah Rp 100 ribu yakni sebesar Rp 10 ribu. Lumayan hasilnya, bisa buat berlebaran nanti. Sebenarnya pekerjaan saya berjualan es keliling, jasa penukaran uang ini hanya sampingan,” pungkasnya.

Reporter : agus bima

Komentar

News Feed