oleh

Iseng dengan Limbah Kayu, Hasilkan Jutaan Rupiah

Nganjuk- Iseng, biasanya hanyalah sebuah tindakan atau kata-kata untuk candaan saja. Namun bagaimana jika keisengan seseorang itu justru menghasilkan jutaan rupiah.

Adalah Suwaji (50) warga Desa Jatirejo Kecamatan Loceret yang mengaku awalnya hanya iseng saja membuat kerajinan dengan bahan dasar limbah kayu dan kain.

“Semula ya cuma iseng, membuat miniatur meubel, kemudian ada teman dari Jakarta datang, lalu miniatur meja kursi itu dibawa pulang katanya untuk contoh, sampai akhirnya dapat pesanan dari orang Jepang,” ungkap Suwaji, Sabtu (10/06/2017)

Dengan menggunakan peralatan sederhana, seperti gambar pola, gunting, penjepit, pisau, tang, kikir, gergaji kecil dan bahan dari limbah kayu, lem, paku dan kain, Suwaji mulai memproses pembuatannya miniatur mebel. “Kuncinya harus sabar, teliti dan telaten,” kata Suwaji.

Setelah miniatur meubel terbentuk, dilanjutkan proses penghalusan dengan cara diamplas lalu disatukan dengan menggunakan penjepit sebagai pengikat agar tidak lepa. “Untuk penggabungannya hanya butuh waktu sekitar sepuluh menit,” terang Suwaji.

Memasuki tahap akhir atau finishing, miniatur mebel yang sudah terbentuk tadi diwarnai dengan politur agar terlihat rapi. “Setelah dipolitur,¬† kain kita pasang sebagai alas tempat duduk, dan jadilah seperti ini,” jelas Suwaji seraya menunjukkan hasil karyanya.

Selain diterima pasar dalam negeri, karya Suwaji juga diterima pasar luar negeri diantaranya Korea, China, Hongkong, Malaysia, Brunei, dan Singapura.”Saya baru saja dapat pesanan ratusan set jenis meja kursi dari orang Korea,” kata Suwaji menambahkan.

Harga yang ditawarkanpun relatif terjangkau dan yang pasti sesuai dengan jenis miniaturnya serta besar kecilnya dan tingkat kesulitan pembuatannya. Mulai dari Rp 10.000 hingga ratusan ribu rupiah.

Reporter : agus bima

Komentar

News Feed