oleh

Bela Cucu, Nyawa Nenek Sunti Direnggut Anak

Nganjuk- Tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) diduga dialami oleh Nenek Sunti (78) warga Dusun Kandangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. Nenek renta tersebut dilaporkan meninggal dunia di Puskesmas Warujayeng, Selasa (27/06/2017) sekitar pukul 03.50 WIB. Setelah pada Senin (26/06/2017) sekitar pukul 10.30 WIB, didorong oleh Adi Suprayitno (40) anak angkatnya yang juga warga setempat.

“Kami masih melakukan pemeriksaan, karena tidak ada luka bagian luar. Saat ini jenazah korban sudah kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk guna dilakukan otopsi,” ujar Kapolsek Warujayeng Kompol Edi Hariadi kepada akurasinews.com Selasa (27/06/2017) pukul 13.15 WIB.

Informasinnya, dugaan tindak pidana KDRT tersebut bermula ketika Adi Suprayitno anak angkat korban, memarahi anaknya yang bernama Eko Setiawan. Mendengar sekaligus mengetahui cucunya dimarahi, nenek Sunti berusaha membela cucunya. “ Betul, korban membela cucunya,” jelas Kompol Edi Hariadi.

Cek cok mulutpun tak terhindarkan di hari raya idul fitri antara ibu dan anak angkat tersebut. Diduga karena tidak kuasa menahan amarah, Adi Suprayitno sampai hati mendorong ibu angkatnya yang sudah renta hingga jatuh ke lantai dan tak sadarkan diri.

Mengetahui kejadian itu, Tukimin dan Suradi tetangganya, berusaha melerai dan langsung melarikan nenek Sunti ke Puskesmas Warujayeng. Setelah sehari semalam dirawat nenek Sunti meninggal dunia. Selanjutnya peristiwa itu dilaporkan ke Mapolsek Warujayeng.

“ Anak angkatnya itu sudah kita amankan, dan saat ini masih menjalani pemeriksaan. Kasusnya juga dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Nganjuk karena melibatkan perempuan,” tegas

Kompol Edi Hariadi Reporter  : Agus Bima

Komentar

News Feed