oleh

Pengunjung Eks Lokalisasi Kandangan, Tewas dengan Luka Jerat di leher

Nganjuk- Eks lokalisasi di Dusun Kandangan Desa Kedungrejo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk kembali digemparkan dengan dugaan kasus penganiayaan yang berakhir dengan kematian, jika sehari sebelumnya, Nenek Sunti (78) warga dusun setempat meninggal setelah didorong Adi Suprayitno (40) anak angkatnya, Rabu (28/06/2017) sekitar pukul 08.00 seorang pengunjung sebuah warung ditemukan tewas dengan luka jerat di leher.

Adalah Amir Sartono (50) Warga Jalan Rambutan Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk ditemukan meninggal dunia dengan kondisi luka jerat di bagian leher di rumah milik Warsono alias Gareng yang dikontrak oleh Sutiyem (46) seorang janda asal Dusun Ngasem Desa Sumberjo Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk.

” Iya, memang ada luka jeratan di leher korban, jenazah saat ini masih di Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk guna dilakukan otopsi,” ujar Kapolsek Warujayeng Kompol Edi Hariadi, kepada akurasinews.com Rabu (28/06/2017) pukul 15.00 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun akurasinews.com. Pada Selasa (26/06/2017) sekitar pukul 22.30 WIB korban yang diketahui masih lajang tersebut bertandang ke warung milik Sutiyem. Sekitar satu jam atau pukul 22.00 WIB, oleh Sutiyem ditinggal tidur.

Keesokan harinya. Sekitar pukul 07.30 WIB. Sutiyem bangun, melihat korban sudah dalam kondisi tak bernyawa. Kejadian itu oleh Sutiyem diberitahukan kepada Sholikul Amin (45) tetangganya. Untuk selanjutnya. Peristiwa dilaporkan ke Mapolsek Warujayeng. Mendapat laporan. Petugas langsung menuju lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara sekaligus mengefakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara Nganjuk.

Hingga berita ini dirilis. Pihak kepolisian belum menyimpulkan apakah ada unsur kesengajaan pihak lain atau pembunuhan. ” Masih kita lakukan penyelidikan, dan menunggu hasil otopsi tim inafis.” tandas Kompol Edi Hariadi.

Reporter : Agus Bima

 

Komentar

News Feed