oleh

Seolah Ejek Polisi, Tambang Liar Sungai Konto Kembali Beroperasi

Kediri- Seolah mengejek kepolisian tambang pasir dan batu (sirtu) sungai Konto yang berada di aliran Sungai Konto, Desa Siman Kepung, Kabupaten Kediri kembali beroperasi. Padahal beberapa pekan lalu Satreskrim Polres Kediri sudah melakukan razia.

“Titik lokasi tambang bergeser ke atas jembatan yang ambrol. Sebetulnya aktifitas penambangan ini sangat meresahkan masyarakat. Selain jalan kampung rusak akibat sering dilalui Truck Material, seakan mereka tidak pernah memperdulikan. Pernah dilakukan razia beberapa minggu lalu oleh pihak kepolisian, tapi buktinya mereka tetap nekat operasi lagi,” keluh warga saat ngobrol dengan beberapa awak media pada, Selasa (04/07/2017) siang.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Aldi Sulaiman menyampaikan, akan segera menindak lanjuti dengan melakukan pengecekan lapangan. “Akan segera kami tindak lanjuti,” ujarnya saat dihubungi melalui ponselnya oleh perwakilan salah satu awak media.

Sementara itu, menurut Bagio, Kepala Desa Siman Kecamatan Kepung mengatakan sudah menghimbau kepada pelaku penambangan agar tidak beroperasi lagi dan warga juga dilarang memungut retribusi. Himbauan tersebut bahkan ditulis pada beberapa banner dan dipasang di akses jalan masuk ke lokasi penambangan.

“Kami bersama pihak kepolisian Sektor Kepung dan Koramil Kepung sudah memasang baner imbauan bertuliskan larangan pemungutan leges sekaligus larangan penambangan beroperasi lagi. Namun nyatanya sejak beberapa hari yang lalu hingga sekarang tetap saja diabaikan. Kalau sudah tidak dihiraukan kami tidak bisa berbuat banyak karena ada sendiri pejabat yang berwenang untuk menangani masalah tersebut,” ujar Bagio.

Sebenarnya, lanjut Bagio, pasca razia kepolisian beberapa minggu yang lalu, banyak warga sekitar yang takut dan memilih tidak lagi mau berkerja sebagai penambang dialirkan Sungai Konto Siman. Bagio menyebut, kebanyakan penambang datang dari luar desanya.

Mengenai, warganya yang tetap berani minta uang pungutan atau leges truck bermuatan material Sirtu hasil penambangan hanya oknum masyarakat saja, ” Untuk warga Siman yang kembali menambang hanya dua puluh persen, dan yang meminta retribusi itu oknum,” pungkas Bagio

Reporter : Rianto

Komentar

News Feed