oleh

Kecelakaan Maut, 3 Santri Ponpes Gontor Meninggal, 3 Mengalami Luka

Nganjuk- Kecelakaan maut terjadi di jalan Raya Surabaya-Madiun tepatnya di Desa Jali Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk. Tiga orang santri asal Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Gontor IV, Sawangan Magelang, meninggal dunia, satu orang mengalami luka patah tulang dan dua orang mengalami luka ringan setelah mobil xenia yang ditumpanginya terlibat kecelakaan dengan truk pengangkut pasir. Jumat (07/07/2018) Pukul 06.00 WIB

“Semua korban sudah kami larikan ke Rumah Sakit, yang meninggal dunia tiga orang, satu orang mengalami luka patah tulang, sedangkan dua orang mengalami luka lecet atau luka ringan,” ujar AKP Roni Andreas selaku Kepala Unit Kecelekaan Lalulintas Satuan Lalulintas Polres Nganjuk usai melakukan tindakan lapangan pasca kecelakaan maut kepada akurasinews.com

Adapun, lanjut Roni Andreas, kronologis kecelakaan bermula ketika mobil Xenia bernopol AA 9208 TB yang dikemudikan oleh Fikri Abdullah (20) seorang mahasiswa Ponpes Gontor asal Jember, dengan membawa 5 teman satu kampus di Ponpes Gontor, melaju kencang dari arah Barat menuju ke timur.
Sampai di jalan raya Desa Jali, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, berusaha mendahului kendaraan lain, bersamaan dari arah berlawanan melaju truk tronton Nopol S 8594 UU yang dikemudikan oleh Karnoto (49) warga Jalan Tambang, RT: 002, RW : 001 Desa Karang Rejo, Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto. Karena jarak terlalu dekat kecelakaan tak dapat terhindarkan.

“Dilokasi kecelakaan, marka jalan garis lurus yang seharusnya tidak boleh saling mendahului, dan pengemudi mobil xenia tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), untuk sopir truk ada SIM BII Umum,” jelas Roni Andreas.

Akibat benturan keras itu, Fikri Abdullah pengemudi mobil xenia meninggal dilokasi dengan kondisi badan terjepit bodi mobil. Selain itu dua penumpang lain yang bernama Andi Antrian Fitrawan (20) dan Hidayatus Sholikin (20) keduanya asal Makasar, yang duduk di bangku belakang pengemudi (bangku tengah) juga meninggal dunia dilokasi kejadian.

Sedangkan Ali Akbar (20) asal Bandung Jawa Barat, mengalami luka patah paha kanan dan bahu kanan, ia saat kecelakaan duduk di bangku paling belakang sebelah kanan. Iqbal (19) yang duduk di samping sopir mengalami luka lecet sama seperti yang dialami oleh Fazhullah Ihza (20) asal Ponorogo yang duduk di kursi paling belakang sebelah kiri ,”Kalau pengemudi truk shok saja,” kata Roni Andres.

Mengetahui kecelakaan maut itu, para pengguna jalan dan petugas Sat-Lantas Polres Nganjuk yang melintas langsung memberikan pertolongan. “Untuk korban meninggal kita bawa jenazahnya ke RSUD Nganjuk sedangkan untuk yang mengalami luka-luka kita larikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk,” tambah Roni Andreas.

Sementara itu, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan langsung diamankan ke Mapolres Nganjuk guna proses hukum lebih lanjut, ” Mobil xenia kondisi depannya ringsek jadi kita derek, truk juga sudah diamankan,” tutup Roni Andres

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed