oleh

Setelah Pidana, Mas Guruh Bakal Menggugat Secara Perdata

Nganjuk- Setelah melaporkan dugaan penyerobotan atas tanah secara pidana ke Polres Nganjuk. Ir, Mas Guruh Sapto Widodo selaku Direktur PT Dian Adytama Sentosa (DAS) Pengembang Perumahan Griya Ganung Asri bakal menggugat H Komarul Huda warga Kota Nganjuk yang menjadi pengelola PT Muncul Berkah Abadi (MBA) pengembang perumahan elit Mastrip Megah Premium dan Mastrip Megah Regency secara perdata. “Gugatan sedang kami susun, minggu depan kita ajukan ke pengadilan,” ujar Gatot Sapta Heryawanto SE,SH, M,Kn, kuasa hukum Ir, Mas Guruh Sapto Widodo kepada akurasionews.com, Selasa (11/07/2017) siang.

Langkah ini diambil oleh pihak PT Dian Adytama Sentosa (DAS), karena dengan digunakannya tanah miliknya sebagai akses jalan sekaligus mendirikan gapura, mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit, “Kerugian akibat akses jalan yang digunakan dan pendirian gapura itu tidak sedikit, nanti kami sampaikan nilainya,” kata Gatot Sapta Heryawanto saat berbincang dengan sejumlah awak media, siang ini di kantornya jalan Kartini Kota Nganjuk.

Menganggapi dampak yang bakal ditimbulkan akibat dari laporan secara pidana dan gugatan secara perdata bagi masyarakat yang sudah membeli unit di perumahan elit Mastrip Megah Premium hal itu diserahkan sepenuhnya kepada warga. “Untuk masyarakat yang sudah membeli unit di perumahan itu (Mastrip Megah Premium-red) adalah hak masyarakat yang membeli, mau menempuh jalur seperti apa, diluar tuntutan kita,” jelas Gatot Sapta Heryawanto

Informasi yang berhasil dihimpun akurasinews.com menyebutkan, para pembeli perumahan elit Mastrip Megah Premium dan Mastrip Megah Regency adalah orang-orang berpendidikan dengan berbagai disiplin ilmu dan bermacam macam profesi, “Teman saya pengusaha juga beli disitu,” kata Puguh Santoso warga Sukorejo Loceret sembari menyebut sejumlah nama, mulai dari penguasaha, pengacara hingga aparat penegak hukum.

Mengenai laporan maupun guagatan, tambah Puguh Santoso, adalah urusan antar pengembang. tidak berdampak langsung kepada masyarakat. Namun jika one gate system betul-betul diterapkan oleh pengembang Perumahan Griya Ganung Asri, bakal menimbulkan dampak bagi warga yang sudah membeli perumahan elit Mastrip Megah Premium, “Metu teko perumahan liwat endi mas (keluar dari perumahan lewat mana mas), kalau betul-betul ditutup dengan pagar keliling,” katanya.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed