oleh

Kepala Naga, Meriahkan Festival Layang-layang Panji Kediri

Kediri – Layang – layang berkepala Naga asal Surabaya menjadi daya tarik tersendiri bagi ribuan penonton yang memadati acara Festival layang- layang dalam rangkaian kegiatan Pekan Budaya dan Pariwasata Kabupaten Kediri tahun 2017. Festival yang mengambil lokasi di area Pamuksan Sri Aji Joyoboyo Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, mengambil tema “Panji Kediri”. Sabtu (21/07) pagi.

Tidak hanya peserta dari daerah Kediri, klub penggemar layang – layang dari Jakarta, Surabaya, Jogjakarta dan daerah lainnya juga tidak mau ketinggalan mengambil bagian dalam seni karya dan kreatifitasnya di Festival yang baru pertama kali di gelar di area Pamuksan Sri Aji Joyoboyo yang luasnya hampir 5 hektar ini.

Terlihat dari kreatifitas dan goresan tangan secara alami menunjukkan bahwa ternyata para pemuda Indonesia sangat mahir dalam bidang Seni. Ada dua katagori yang diperlombakan dalam Festival ini yaitu Kategori Panji dan Kategori Bebas atau Umum.

“Kita sengaja mengambil lokasi di Pamuksan Sri Aji Joyoboyo ini karena selain tempatnya luas juga angin sangat kencang. Dengan begitu untuk layang- layang yang besar seperti kepala Naga akan bisa dinaikkan. Selain itu di lokasi ini akan di bangun Museum Joyoboyo.” ujar Sekertaris Daerah Kabupaten Kediri, Supoyo, SH.

Sementara itu, salah satu peserta dari Surabaya yang datang rombongan dan akan menampilkan layang- layang bentuk kepala Naga mengaku sangat tertarik untuk mengikuti Festival di Kediri karena tempatnya di Area Pamuksan Sri Aji Joyoboyo. Selain karena kawasan wisata sejarah tersebut sudah dikenal Internasional, dirinya berharap juga akan mendapat berkah dari Allah SWT melalui Situs Pamuksan Sri Aji Joyoboyo.

“Tertarik saja karena pelaksanaan di Lokasi situs bersejarah dan sangat terkenal. Siapa tahu di Festival sini bisa menjadi juara 1 atau yang terbaik. Ya, termasuk ikut mengenalkan Situs Bersejarah di wilayah Kediri.b Karena nenek moyang saya juga dari Kediri” ungkap Adi Deo yang akan menunjukkan karya layang- layang berkepala Naga asal Surabaya.

Reporter : Rianto

Komentar

News Feed