oleh

Kadinsos : Proyek Pengadaan Sembako Tukang Becak, Gagal Lelang

Nganjuk- Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Pemerintah Kabupaten Nganjuk M Yasin mengatakan, proyek “Pengadaan Sembako Tukang Becak” yang saat ini menjadi sorotan sejumlah kalangan karena dinilai bermuatan politik, sebelum Ramadan kemarin sempat mengalami gagal lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemerintah Kabupaten Nganjuk. “Sebelum puasa (Ramadan-red) kemarin itu sempat gagal lelang di LPSE, untuk saat ini masih dalam proses,” ujar M. Yasin dikonfirmasi akurasinews.com via seluler. Senin (24/07/2017)


Namun begitu, M. Yasin tidak menjelaskan secara rinci alasan dari kegagalan proses lelang proyek sosial bernilai Rp 285 juta tersebut, hanya saja pejabat yang sudah menempati berbagai macam posisi strategis di Pemerintah Kabupaten Nganjuk ini mengatakan saat ini kembali dilelang, “Yang tahu kenapa gagal lelang petugas LPSE, saat ini berapa peserta lelangnya ya LPSE juga yang tahu,” jelasnya.

Nantinya, lanjut M Yasin, paket yang akan diberikan secara langsung kepada ribuan tukang becak tersebut berupa paket sembako, mulai dari minyak, gula, beras dan lain-lain, “Dibagikan sekitar dua ribu lima ratus tukang becak,” kata pejabat asal Kecamatan Prambon tersebut.

Terpisah, Drs Gatot Sunarto MM selaku Kepala Bidang (Kabid) Elektronik Goverment (E-Gove) Pemerintah Kabupaten Nganjuk mengatakan, jika saat ini proses lelang elektronik proyek “Pengadaan Sembako Tukang Becak, Kegiatan Kualitas Pelayanan, Sarpras Rehab Kesejahteraan bagi keluarga PMKS” tersebut sudah selesai dilaksanakan, “Sudah selesai proses lelang,” kata Gatot Sunarko singkat via sosial media kepada akurasinews.com siang ini.

Namun begitu, Gatot mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa yang menjadi pemenang lelang proyek sosial tersebut, dan kapan proyek tersebut dilaksanakan, “Untuk LPSE ada kepala seksi, coba langsung ditanyakan saja kepada yang punya kegiatan (Dinsos-red),” jelas mantan kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan Sukomoro tersebut.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed