oleh

Hari ini Pengganda Uang Ngetos Dilimpahkan Kejaksaan, Ini Pesan Kapolsek

Nganjuk- Sinto (39) alias Gus Kodir, alias Gus Mat, warga Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk yang ditangkap Unit Reskrim Polsek Ngetos setelah dilaporkan oleh  Jemadin (48) seorang PNS Pemerintah Kabupaten Lumajang, asal Desa Kalipere, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang, hari ini, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Nganjuk

“Berkasnya sudah selesai, hari ini kita limpahkan ke Kejaksaan Negeri Nganjuk,” ujar Kepala Kepolisian Sektor Ngetos Ajun Komisaris Polisi Mas Harly kepada akurasinews.com Senin (07/08/2017) pagi, via sosial media.

Meskipun, lanjut AKP Mas Herly, tersangka sudah dilimpahkan ke Kejaksaan, jika ada masyarakat yang menjadi korban, ia berharap tidak segan melapor ke pihak kepolisian, “ Harapan kami, masyarakat yang menjadi korban jangan segan untuk melapor, meskipun sudah  kita limpahkan kejaksaan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut AKP Mas Herly, apabila masyarakat mengetahui tindak pidana penipuan dengan kedok penggandaan uang segera menginformasikan kepada kepolisian, “ Dengan cepatnya informasi, tindakan tegas juga akan lebih cepat kita lakukan, agar tidak sampai mengakibatkan korban lebih banyak,” imbaunya.

Seperti diberitakan, dugaan penipuan yang dilakukan Sinto bermula ketika korban Jemadi bingung karena terlilit hutang, PNS inipun curhat kepada Kusdianto temanya. Pada Selasa (06/06/2017). Keduanya kemudian mendapat informasi dari Supari, teman yang lain, bahwa ada dukun di wilayah Nganjuk, yang diyakini bisa menggandakan uang.

Setelah bertemu Sinto, pada Kamis (08/06/2017). Jemadi menceritakan permasalahan yang dialaminya, dan meminta pertolongan kepada pria yang memiliki nama lain Gus Mat tersebut.

“Korban ini terpikat karena pelaku sempat atraksi membakar uang dua ribu rupiah, lalu diusap di telapak tangan. Uang langsung berubah menjadi lembaran lima puluh ribu, ini trik tipuan pelaku yang membuat korban mengalami kerugian hingga enam belas juta dan melapor ke Polsek Ngetos,” jelas AKP Mas Herly

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed