oleh

Jam Istirahat, Siswa Ibtidaiyah Berteriak, Ternyata ini Penyebabnya

Jombang – Teriakan seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah saat jam istirahat mengagetkan warga Desa Gedangan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang Jawa Timur, Selasa (08/08/2017) sekitar pukul 10.30 WIB

Adalah Kusni (13) siswa Madrasah Ibtidaiyah yang berteriak keras itu, bukan tanpa sebab, bocah ini  melihat kakek Ismail (75) warga desa setempat, lehernya terlilit tali tampar yang terikat di belandar kandang belakang rumahnya.

“Yang mengetahui kali pertama korban gantung diri itu adalah siswa madrasah ibtidaiyah saat jam istirahat,” ujar Kepala Kepolisian Sektor Mojowarno, Ajun Komisaris Polisi Wilono SH kepada akurasinews.com

Mendengar teriakan Kusni, warga berdatangan ke lokasi, termasuk Bandi (61) ketua rukun tetangga (RT) lingkungan rumah korban, “Tadi sama ketua RT, talinya sempat dipotong, namun nyawa korban tak tertolong,” jelas AKP Wilono

Aksi nekat korban, lanjut AKP Wilono diduga karena sudah lama menderita penyakit stroke dan tak kunjung sembuh, “Keterangan keluarga, korban ini menderita stroke, dan saat kejadian dia sendirian dirumah istrinya pergi ke pasar,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan medis, kata AKP Wilono lagi, tidak ditemukan unsur kesengajaan pihak lain, “ petugas medis dari puskesmas dan tim inafis sudah melakukan pemeriksaan, dan diambil kesimpulan ini murni gantung diri, tidak ada unsur kekerasan pihak lain,” tandasnya.

Karena, lanjut AKP Wilono, pihak keluarga bisa menerima kematian korban, pihak kepolisian langsung menyerahkan jenazah dengan membuat surat pernyataan tidak akan menuntut pihak lain, “ Olah tempat kejadian perkara maupun pemeriksaan luar sudah kita lakukan, keluarga menerima, jenazah langsung kita serahkan untuk dikebumikan,” tuturnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed