oleh

Semarakkan Bersih Desa, Pelajar Kampung Inggris Kenakan Busana Jawa

Kediri – Dalam rangka menyemarakkan acara bersih Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri ke 179 dan sekaligus Haul Mbah Kyai R. Nurwakhid ke 182, ratusan pelajar dari seluruh penjuru  Nusantara yang sedang belajar di Kampung Inggris Pare mengikuti arak-arakan dengan memakai busana adat jawa, Rabu (09/08/2017).

Arak-arakan yang di mulai dari Balai Desa Tulungrejo menuju makam Kyai Nurwakhid tersebut menarik perhatian ribuan masyarakat disepanjang jalur 500 meter yang dilintasi. “Even tahunan ini kami gelar sebagai wujud rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa atas segala limpahan berkah, rejeki dan kesehatan,” ujar Kades Tulungrejo Ahmad Wahyudiono.

Selain itu, kata Ahmad Wahyudiono, acara tersebut juga sebagai peringatan wafatnya Kyai Nurwakhid “Beliau (Kyai Nurwakhid-red) adalah orang yang dulu pemukiman yang saat ini dinamakan Desa Tulungrejo ini,” jelasnya

Acara sakral tersebut dihadiri oleh beberapa ulama dari Kota Jombang dan lainnya. Dalam tauziahnya di serambi Makam Mbah Nurwakhid, Kyai Haji Nur Alim menyampaikan bahwa tidak ada larangan bagi umat muslim untuk mendoakan leluhur.

“Masalah berdoa, minta sesuatu semua tetap kepada Alloh dan intinya mendoakan leluhur tidak ada larangan. Semua tergantung keyakinan masing-masing dan tidak perlu saling menyalahkan agar kita sebagai umat bisa hidup rukun dan saling menghormati serta menghargai,” kata ulama asal Kabupaten Jombang tersebut.

Di desa yang terdiri dari 5 dusun dengan jumlah penduduk sekitar 16.734 jiwa ini memiliki tempat pendidikan yang sudah dikenal di seluruh penjuru Nusantara bahkan sampai manca Negara dengan sebutan Kampung Inggris.

Reporter: Rianto

Komentar

News Feed