oleh

Pesan Putri Bung Hatta Saat Tabur Bunga Ke Makam Gus Dur

Jombang – Memperingati Hari Kemerdekaan ke 72, Putri Pertama Bung Hatta, Meutia Hatta melakukan tabur bunga ke makam KH Hasyim Asy’ari dan KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) Presiden ke-4 Republik Indonesia yang berada di lingkungan Pondok Pesantren, Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Jumat (18/08/2017).

Meutia Hatta berpesan kepada pemimpin serta rakyat Indonesia dan para Insan Pers untuk berdaulat, bersatu, sehingga terwujud keadilan dan kemakmuran. Selain itu, dia berharap para Insan Pers berani mendorong, mengawasi, roda pemerintahan, karena banyak tokoh pendiri bangsa dari insan pers.

“Untuk mengisi kemerdekaan maka kita harus bersatu berdaulat adil dan makmur salah satunya berdaulat di bidang ekonomi, keamanan, keadilan, dan kesejahteraan,” ujar Meutia Hatta usai acara tabur bunga ke Makam KH Hasyim dan Gus Dur di Pesantren Tebuireng Jombang.

Putri pertama Wakil Presiden Republik Indonesia pertama ini mengatakan, bahwa saat ini negara asing sudah mulai menguasai pasar perekonomian di Indonesia, karena bangsa Indonesia sendiri beranggapan bahwa bangsa Indonesia tidak bisa memproduksi sendiri sehingga tergantung pada import.

“Indonesia generasinya pintar-pintar jadi jangan beranggapan bahwa Indonesia tidak bisa bikin produk sendiri kita harus bisa mandiri, percaya bahwa bangsa Indonesia bisa maju jadi untuk generasi bangsa jangan bermalas malasan pemimpin bangsa harus mengarahkan para generasi penerus bangsa,” tutur Meutia Hatta.

Persatuan Hati, begitu pesan Bung Hatta yang selalu diingat oleh Meutia Hatta “Bung Hatta berkata tentang Persatuan adalah Persatuan hati jadi sesama bangsa Indonesia bukan suku, bukan pula agama yang membedakan, kita sama harus bersatu menyatukan hati untuk membangun negeri,” ungkapnya

Peran aktif Pers, tambah Meutia Hatta, untuk negeri ini sangatlah penting, karena  untuk memantau roda Pemerintahan,  dan pers sendiri harus berani mendidik bangsa untuk berani maju melawan kemalasan, kemiskinan, kebodohan, serta dapat mendorong kemerdekaan. “Bung Hatta itu juga dari insan pers,” pungkasnya.

Sebelumnya, Meutia Farida Hatta putri Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta, juga menghadiri acara Putera-Puteri Pahlawan “Pendiri Bangsa” dan Tokoh Lintas Agama yang diadakan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa di Pondok Pesantren Tebuireng, Minggu, 13 Agustus 2017.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed