oleh

Delapan Bulan Belum Digaji, Honda K1 Ancam Mogok Kerja

Nganjuk- Geram selama delapan bulan tak kunjung digaji, Forum Honorer Daerah (Honda) Kategori Satu (K1) Pemerintah Kabupaten Nganjuk mengancam melakukan mogok kerja “Kalau tetap tidak digaji kita mogok kerja saja,” ujar ketua Forum K1 Sajianto, Senin (21/08/2017) di pintu masuk gedung DPRD Nganjuk.

Sajianto menilai, selama ini Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk tidak pernah memikirkan nasib K1 yang sejak Januari lalu tidak digaji, “Makanya ini tadi kami hearing dengan DPRD, kami minta solusi,” katanya kepada akurasinews.com

Tadi, lanjut Sajianto DPRD mengatakan sebetulnya, anggaran untuk alokasi gaji K1 itu sudah ada, namun kenyataanya hingga saat ini tak kunjung diberikan “Jadi dalam waktu dekat, perwakilan K1 dan DPRD Nganjuk akan ke Surabaya, informasinya tadi akan diambilkan dari dana hibah,” sebutnya.

Padahal, lanjut Sajianto jika K1 kompak melakukan mogok kerja, dipastikan akan sangat berpengaruh pada proses belajar mengajar, “Apalagi kalau K1 itu yang megang dapodik, proses belajar mengajar akan lumpuh,” tandasnya.

Untuk diketahui, K1 Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk setiap bulan menerima gaji sebesar satu juta rupiah setiap bulan, “Kalau selama delapan bulan tidak digaji, dinas pendidikan tidak peduli, kenapa kita harus peduli kalau dinasnya saja tidak peduli,” ucap Sajianto.

Selain menuntut mengenai gaji, kata Sajianto lagi, Forum K1 Nganjuk meminta pengembalian status, karena ke tingkat propinsi untuk K1 SMA/SMK itu belum ada landasan hukumnya, “Kita juga meminta pengembalian status, kenapa dilimpahkan ke propinsi, ini belum ada dasar hukumnya,” paparnya.

Terpisah anggota Komisi IV DPRD Nganjuk, Marianto menjelaskan terkait dengan anggaran untuk gaji honorer K1 Nganjuk sebetulnya memang sudah ada, namun karena sejak Januari lalu dialihkan ke Provinsi, dalam waktu akan diagendakan ke Surabaya

“Untuk anggaran itu sebetulnya sudah ada, tinggal mekanisme pencairannya saja, apakah nanti dilakukan dengan cara hibah, atau seperti apa, itu akan kita tanyakan ke Surabaya, termasuk masalah peralihan dari Disdik Nganjuk ke Provinsi itu seperti, semua nanti kita minta penjelasan dari Provinsi,” jelas politisi PDIP tersebut seraya mengatakan dalam minggu menggagendakan ke Surabaya.

Reporter : Agus Bima    

Komentar

News Feed