oleh

Belum Satu Bulan, Aspal Jalan Kartini Terkelupas

Nganjuk– Belum genap satu bulan ditambal, aspal jalan Kartini Kota Nganjuk kembali terkelupas. Diperoleh informasi rusaknya jalan di jantung Kota Anjuk Ladang tersebut karena setiap hari dilalui armada pengangkut material proyek Nasional Tol Trans Jawa dan Dobel Track PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Seperti diketahui, setelah ramai di perbincangkan warganet, pada 17 Juli 2017 lalu Jalan Kartini Kota Nganjuk di aspal dingin. 

Namun belum genap satu bulan tepatnya dua minggu setelah ditambal, aspal kembali terkelupas ” Hanya dua minggu, setelah itu terkelupas sedikit, dan sekarang ya ini hancur lagi,” ujar Herman salah seorang pengguna jalan yang setiap hari melintas jalan Kartini Kota Nganjuk. Rabu (22/08/2017) kepada akurasinews.com

Karyawan salah satu pertokoan di Kota Nganjuk asal Sukomoro ini berharap agar Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Perhubungan tegas menindak armada truk material yang nekat melintas di jalur kota.

“Jalan yang di desa desa sudah hancur, masak di kota juga dibiarkan hancur,” katanya sembari mengatakan sejumlah ruas jalan desa yang kondisinya saat ini sudah hancur akibat dua proyek nasional tersebut.

Seperti diberitakan akurasinews.com sebelumnya, Jalan Kartini kota Nganjuk yang hancur akibat dilalui truk material pengangkut proyek tol trans jawa dan dobel track PT KAI. Di aspal dingin oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk.

“Ini aspal dingin, kalau dikasih aspal panas (hotmix-red) lama nunggunya, ini langsung bisa dilalui dan padat,” kata salah seorang pekerka yang enggan menyebut namanya saat dikonfirmasi akurasinews.com di Jalan Kartini Kota Nganjuk, Senin (17/07/2017) siang.

Diperoleh informasi, aspal dingin adalah campuran bahan perkerasan jalan lentur yang terdiri dari agregat kasar, agregat halus, filler dan bahan pengikat aspal dengan perbandingan tertentu dan dicampur dalam keadaan dingin.

Terkait kembali terkelupasnya aspal yang belum genap satu bulan tersebut, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Nganjuk Drs Agus Irianto MM menjelaskan jika pengaspalan yang mengerjakan bukanlah pemerintah daerah melainkan kontraktor pelaksana proyek dobel track PT KAI.

“Untuk pengaspalan jalan kartini bulan lalu itu, bukan dari APBD Nganjuk, melainkan kontraktor pelaksana proyek dobel track PT KAI.” jelas Agus Irianto dihubungi akurasinews.com via seluler siang ini.

Mengenai keluhan warga tentang armada material yang tetap melintas di jalur kota, menurut Agus Irianto karena memang sudah ada pembicaraan dengan sejumlah pihak, terkait kedua proyek nasional tersebut.

“Proyek itu ada batas waktunya, jadi pemerintah daerah intinya mendukung pemerintah pusat, bukan berarti tidak mengindahkan kepentingan masyarakat Nganjuk, tetapi semata-mata untuk melancarkan jalannya proyek nasional ini,” papar Agus Irianto.

Pemda, kata Agus Irianto lagi, sudah menyampaikan kondisi jalan Kartini kota Nganjuk yang kembali terkelupas tersebut, ” Sudah kita sampaikan juga, dan pihak kontraktor juga menyampaikam segera melakukan pengaspalan ulang,” tandas Agus Irianto

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed