oleh

Ratusan Warga Demo Galian Pasir Sungai Dermo

Kediri – Ratusan warga Desa Sumberagung Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri, melakukan aksi protes dengan menggelar aksi demo di lokasi tambang pasir Sungai Dermo Dusun Ringingong Desa Sumberagung Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri.

Demonstran menilai dampak dari lalulintas armada pengangkut pasir yang setiap hari melintas menimbulkan dampak kurang baik di lingkungan mereka, dalam penyampaian protesnya tersebut, masyarakat terutama yang kesehariannya mencari rejeki dengan cara tambang manual merasa  kehilangan mata pencahariannya.

“Kami hanya ingin pengelola tambang memperhatikan dampak lingkungan dan mencari solusi agar masyarakat tidak dirugikan dengan adanya penambangan di aliran Sungai Dermo ini. Selain itu, jangan sampai pihak pengelola hanya merangkul salah satu perangkat desa yang ternyata tidak mampu berkomunikasi dengan masyarakat,” ujar Wisantoso alias Keso selaku perwakilan warga.

Terpisah, Kepala Kepolisian Sektor Plosoklaten AKP Suharsono didampingi para pejabat Muspika setempat menyatakan, pihak pengelola tambang dalam hal ini PT.Adi Kusuma Jaya Mandiri harus berkoordinasi atau mengumpulkan masyarakat lingkungan secara langsung dan memberikan sosialisasi.

“Silahkan duduk bersama untuk mencari solusi terbaik dan jangan sampai merugikan salah satu pihak. Selain itu batasi saat aktifitas penambangan sehingga tidak mengganggu aktifitas masyarakat dan anak sekolah karena lalu lalang truck sejak dini hari bahkan berlangsung selama 24 jam,” tegas Kapolsek

Masih menurut Kapolsek Plosoklaten, pihaknya berharap dengan adanya tambang bisa membawa dampak baik kepada warga dalam arti ada dampak yang positif untuk warga. ‘Selain itu Muspika Plosoklaten sudah mengarahkan kepada pihak pengelola agar ada kesepakatan dengan warga sebelum menggali, karena di desa ada Karang Taruna dan ada Kas Dusun tentunya harus di pikirkan,” papar Kapolsek.

Aksi protes pada Jumat siang (8/9/2017) yang berlangsung mulai pukul 13.50 WIB hingga pukul 15.30 WIB tersebut belum menghasilkan kesepakatan karena antara pihak pengelola dan masyarakat dengan difasilitasi pihak desa masih akan melakukan pertemuan untuk membahas solusi yang tidak saling merugikan

Reporter : Rianto

Komentar

News Feed