oleh

Pembunuh Istri Purnawirawan Polri Ikut Pemakaman Korban

Jombang – Tersangka Muhamad Sokib (29) warga Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, pembunuh istri purnawirawan Polri Aiptu Sunaryo mengaku sudah berada dirumah korban selama 2 hari untuk merencanakan pembunuhan. Bahkan saat proses pemakaman korban juga hadir di makam desa setempat.

“Pembunuhan ini sudah direncanakan tersangka, sejak dua hari dia berada dirumah korban, bahkan ketika prosesi pemakaman dia juga hadir di makam desa,” ujar Kepala Kepolisian Resort Jombang, Ajun Komisaris Besar Polisi Agung Marlianto, SIK, MH, kepada wartawan saat pers rilis.

Dijelaskan AKBP Agung Marlianto, korban selama ini memiliki usaha toko kelontongan yang cukup besar, “Istilahnya grosir, tempat pedagang klontong kecil kulakan, nah selama ini tersangka ini membantu korban melayani pembeli,” jelasnya.

Di rumah korban, lanjut AKBP Agung Marlianto ada dua akses masuk,pintu depan dan belakang, “ Bagian depan dijadikan tempat usaha, yang belakang untuk tempat tinggal, berlantai dua, anak-anaknya sedang kuliah dan yang lain sudah memiliki rumah sendiri, sehingga korban hanya tinggal bersama suaminya,” paparnya.

Pada Minggu (27/08/2017), tersangka sebetulnya sudah berencana melakukan kejahatan itu, namun karena anak korban pulang, niat itu diurungkan, pada Senin hendak melakukan rencana jahat itu, namun kembali diurungkan karena suami korban masih berada dirumah

“Setelah hari selasa, dan kebetulan suami korban sedang keluar untuk mincing, rencana jahat itu dilakukan, pelaku bersembunyi dirumah korban selama dua hari, bahkan sampai tidak makan, karena memang sengaja bersembunyi hanya minum air kran saja,” tandas AKBP Agung Marlianto.

Tersangka dijerat dengan pasal 365 ayat 3 tentang pencurian dengan kekerasan, “ Untuk ancaman hukuman, penjara seumur hidup, pidana mati maupun 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed