oleh

Gudang Kapuk Terbakar, Tiga Pekerja Terluka

Nganjuk- Musibah kebakaran terjadi di tempat pegilingan (gudang) kapuk milik Yusno (40) warga RT 02 RW 03 Desa Sumengko, Kecamatan. Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Selain menghanguskan bangunan, percikan api yang diduga berasal dari cerobong mesin diesel ini mengakibatkan tiga orang pekerja mengalami luka bakar.

“Betul, ada tiga orang pekerja mengalami luka bakar dan sudah dirawat petugas medis, dari keterangan para saksi, api berasal dari cerobong mesin disel,” ujar Perwira Urusan Hubungan Masyarakat Kepolisian Resort Nganjuk Inspektur Dua Trubus kepada akurasinews.com, Jumat (21/09/2017) sore ini.

Kebakaran, kata Inspektur Dua Trubus, terjadi ketika para pekerja yakni Ridwan, (30) dan Gunawan (30) keduanya warga Lingkungan Karangrejo, Kelurahan Kapas, Kecamatan,  Sukomoro. Bersama Rosikin (25) warga Desa  Kampung Baru, Kecamatan Tanjun Anom serta Heri (25) asal Desa Sumengko, Kecamatan Sukomoro bekerja di dalam gudang.

“Jadi ketika bekerja memilah kapuk untuk dimasukkan ke mesin, tiba-tiba disel yang digunakan mengeluarkan percikan api, para pekerja panik, berusaha memadamkan api, sampai tiga pekerja yakni Ridwan, Gunawan dan Rosikin mengalami luka bakar,” jelas Inspektur Dua Trubus.

Dalam sekejap, kata Inspektur Dua Trubus lagi, api cepat membesar karena gudang berdinding kayu, “Peristiwa itu langsung diketahui oleh Eny Nurul istri pemilik gudang, sehingga dengan cepat memberitahu perangkat dan menghubungi kepolisian dan PMK Pemkab Nganjuk,” paparnya

Bersama warga, petugas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Nganjuk berhasil menguasai api, sehingga api tidak sampai menjalar ke bangunan lain, “PMK cepat datang, apipun berhasil dikuasai, dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan para saksi, dugaan kami api berasal dari mesin disel,” terang Inspektur Dua Trubus.

Selain mengakibatkan tiga pekerja mengalami luka, kebakaran mengakibatkan korban mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta, “Kami himbau kepada masyarakat, karena saat ini musim kemarau, selalu tingkatkan kewaspadaan, jangan tinggalkan rumah ketika tungku atau kompor gas masih menyala, segera ganti kabel listrik jika sekiranya berpotensi korsleting, dan apabila sampai mengetahui atau mengalami musibah kebarakan, segera hubungi kepolisian dan PMK,” himbau   Inspektur Dua Trubus.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed