oleh

Malam 1 Suro, NH Perkasya Sahkan 500 Pendekar 

Jombang – Sebanyak lima ratus pendekar perguruan pencak silat NH Perkasya (Nurul Huda Pertahanan Dua Kalimat Syahadat) disahkan pada malam satu Suro, dalam pengesahan atau penerimaan sabuk lama ke sabuk yang baru, yang digelar di halaman rumah pendiri perguruan NH Perkasya, di Kawasan Tebuireng Jombang, Kamis (21/09/2017) pukul 01.00 WIB.

Pada Malam 1 Suro dihadiri ribuan pendekar NH Perkasya dari berbagai daerah, mulai dari luar pulau yakni Lampung, Kalimantan, Riau serta Cirebon, Banten, Surabaya, Blitar, dan berbagai kota lainnya.

“Acara hari ini, sambutan pengurus besar NH Perkasya, serta sambutan dari Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng. Dalam acara Pengesahan ini, secara simbolis setiap pendekar dipanggil untuk masuk kedalam ruangan untuk di baiat, seperti diberi air minum, secara bergantian serta membaca doa,” ujar Drs. H Lamro Ashari, MM selaku Dewan Pendekar NH Perkasa, ditemui akurasinews.com

Pengesahan pendekar NH Perkasya untuk kenaikan sabuk diberi mahar berupa telur yang nantinya dimakan setiap pendekar NH Perkasa. “Para pendekar NH Perkasya, dibaiat atau berjanji untuk setia kepada organisasi,” imbuhnya.

Nurul Huda Pertahanan Dua Kalimat Syahadat, mempunyai arti, Nurul Huda adalah Cahayanya Petunjuk dan dibalik Nurul Huda adalah Rasulullah, yang membawa umat dari zaman kegelapan menjadi zaman keislaman.

“Sejarahnya NH Perkasya, pertama kali didirikan oleh santri-santri senior di Pondok Pesantren Tebuireng, termasuk saya sendiri, karena dahulu di pondok belum ada fasilitas pencak silat yang aktif, sehingga banyak santri latihan di luar Ponpes Tebuireng,akhirnya Pengasuh Tebuireng, KH Yusup Hasyim menyepakati pada 02 November 1982 NH Perkasya secara resmi lahir dan menjadi milik Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jombang,” paparnya

Pendekar NH Perkasya dibekali dengan jurus-jurus dari bermacam-macam ilmu bela diri seperti pencak silat, karate, judo dan pernafasan atau tenaga dalam.

“Para pendekar juga dibekali diklat Latihan Dasar Kepemimpinan Pencak Silat (LDKP), Latihan Menengah Kepemimpinan Pencak Silat (LMKP), Latihan Tinggi Kepemimpinan Pencak Silat (LTKP) serta diklat pokok yang istilahnya Pelatihan Pelatih Tingkat Cabang, dan diatasnya ada Pelatihan Tingkat Daerah maupun di Tingkat Nasional. Jadi di NH Perkasya dibekali gerakan bela diri dan gerakan managemen,” jelasnya.

Dalam pengesahan yang rutin diadakan setiap tahun ini, Dewan Pendekar NH Perkasya berpesan kepada pendekar-pendekarnya beserta warganya untuk berhati-hati jangan sampai mengkonsumsi narkoba dan menjaga moralnya

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed