oleh

Grebeg Suro Ngetos, Tak Kalah Meriah dengan Pawai Alegoris

Nganjuk- Sangat meriah, begitu kesan pertama ketika kali pertama menyaksikan acara Grebeg Suro yang digelar Desa/Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk, ribuan warga tumpah di sepanjangan tepi jalan untuk menyaksikan beragam pertunjukkan dari warga oleh warga dan untuk warga tersebut.

Tradisi tahunan ini tercatat sudah empat kali digelar, yang menarik meski berada di pelosok wilayah Kabupaten Nganjuk, rangkaian acaranya tak kalah meriah dengan pawai alegoris yang digelar oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Nganjuk yang menelan anggaran ratusan juta rupiah.

“Ini merupakan tradisi tahunan, terhitung sudah empat kali digelar, selain sebagai bentuk rasa syukur warga Desa Ngetos, sekaligus untuk nguri-nguri budaya warisan leluhur,” ujar Sudarsono Ketua panitia Grebeg Suro Desa Ngetos kepada akurasinews.com Minggu (24/09/2017) sore ini.

Pawai yang menyuguhkan berbagai macam pertunjukkan tersebut, dimulai dari depan kantor Kecamatan Ngetos dan finish di depan Balai Desa Ngetos, para peserta pawai berjalanan keliling desa dengan menampilkan beragam pertunjukkan.

“Banyak yang ditampilkan, mulai dari ibu-ibu petani yang membawa hasil bumi, berupa sayuran, ogoh-ogoh semar, kemudian patung naga, paling banyak kreatifitas para karang taruna, setiap RT maupun RW menampilkan pertunjukkan berbeda,” kata Sudarsono

Karena sudah menjadi agenda tahunan, lanjut Sudarsono setiap akan memasuki penanggalan Muharam atau bulan Suro masyarakat Ngetos sudah mempersiapkannya,“Jadi satu bulan, bahkan dua sebelumnya warga sudah memiliki rencana akan menampilkan suguhan apa untuk acara grebeg suro ini,” papar pria yang juga menjabat sebagai kepala dusun tersebut.

Selain warga, kata Sudarsono lagi, sejumlah instansi yang berada di Desa Ngetos juga berpartisipasi dalam acara tersebut, “Hampir semua berpartisipasi, mulai TK,SD,SMP maupun MTs, bahkan dari sejumlah perguruan silat juga ikut meramaikan, ini adalah salah satu bentuk kerukunan warga Desa Ngetos, meskipun berbeda profesi maupun perkumpulan, namun saat acara grebeg suro, semua ikut partisipasi,” tandasnya.

Reporter : Agus Bima        

Komentar

News Feed