oleh

Enam Pemuda, Kenalkan Angklung Tegal di Kota Santri 

Jombang – Warga Kota Santri Jombang mendapat hiburan menarik dari musisi jalanan asal Kota Tegal, Jawa Tengah. Enam pemuda yang tergabung dalam grup musik Satria Nada itu memainkan alat tradisional bernama angklung di area trafic light depan Stadion Jombang Jalan Hayam Wuruk Kota Jombang.

Terlihat, warga antusias menyaksikan tontonan gratis tersebut, begitu senangnya sebagian warga member satu dua lembar rupiah ke tempat yang sudah di sediakan oleh para pemuda pecinta seni tradisional tersebut.

“Kita semua berasal dari Tegal, tujuannya ingin memperkenalkan musik angklung di Jombang, karena kebanyakan di sini (Jombang,Red) alat musik angklung dimainkan pada saat patrol saja,” ujar Rian ketua grup musik Satria Nada ditemui akurasinews.com, Kamis (28/09/2017)

Para pemuda pecinta music tradisional itu tidak hanya memainkan angklung, mereka juga mengenakan  kemeja batik khas Kota Tegal. Terdengar lagu-lagu islami, dangdut, maupun lagu manca populer. Meski tanpa menggunakan pengeras suara, nada yang dihasilkan dari alat musik dari bambu itu menghasilkan suara merdu.

“Kami (Satria Nada,Red) awalnya adalah pembuat angklung, tapi setelah sering latihan kita bertekat untuk memperkenalkan alat musik ini, beragam alat musik seperti Calung yang terbuat dari angklung, Pluruk penganti drum, serta Deg-deg sebagai Bass Drum dan Bass untuk mengiringi tempo dari ketiga alat tersebut. Melalui bambu ini kita bisa mengeluarkan alat musik yang merdu seperti alat musik lain,” ungkap Rian.

Dari jerih payahnya itu, para pemuda tersebut mendapat hasil yang lumayan.“Dari hasil menghibur masyarkat Jombang, kita semua bisa mendapatkan tiga ratus ribu rupiah per orang, dan kita mulai bermain musik pukul sepuluh pagi sampai pukul lima sore. Banyak orang yang suka musik kami dengan memberikan uang lebih sampai sepuluh ribu maupun dua puluh ribu,” papar Rian.

Dari hasil itu, lanjut Rian, sebagian disisihkan untuk memperbaiki alat musik yang mengalami kerusakan. “Tidak hanya di Jombang, rencana kita keliling di kota-kota Jawa Timur, untuk memperkenalkan alat musik khas Tegal Jawa Tengah ini,” imbuhnya.

Salah seorang penikmat musik bernama Adi warga Kelurahan Wersa Kecamatan Kota, Kabupaten Jombang, terpukau melihat kerja keras para pemuda asal Tegal tersebut “ Ini sangat baik sekali, salah satu contoh pemuda yang peduli terhadap alat musik tradisinal, para musisi ini seharusnya mendapat support penuh dari pemerintah daerah, agar mereka lebih dapat berkarya,” tutur Adi Rosul Sekretaris Forum Arek Jombang (FAJ)

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed