oleh

Hamili Seorang Gadis ABG, 2 Pemuda, 2 Tahun Buron

Jombang – Berakhir sudah pelarian Usman Ari Nasrullah (21) warga Dusun/Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang dan Adi Aris Putra (19)  warga Dusun Bangunrejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.

Keduanya adalah buron kasus persetubuhan dengan seorang gadis ABG (anak dibawah umur). Mereka ditangkap Resmob dan PPA Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Jombang. “Kedua tersangka adalah pelaku kasus persetubuhan dengan anak dibawah umur yang terjadi di tahun 2015 lalu,” ujar Kepala Kepolisian Resort Jombang, Ajun Komisaris Besar Polisi Agung Marlianto, SIK MH. Senin (02/10/2017)

Mereka, lanjut AKBP Agung Marlianto, adalah dua dari lima pelaku.Satu pelaku sudah ditangkap terlebih dahulu sekitar enam bulan yang lalu, “Keduanya ditangkap di rumah saudaranya di wilayah Kabupaten Tulungagung Selasa kemarin,” paparnya

Ketika ditangkap, kata AKBP Marlianto lagi, keduanya sempat melakukan perlawanan, bahkan salah satu pelaku bersembunyi dibawah kolong, “Keduannya langsung dibawa ke Mapolres Jombang,” urainya

Selama dua tahun, imbuh AKBP Agung Marlianto, kedua pelaku selalu berpindah pindah kota, “Pertama ke Kalimantan. Kemudian kembali Jombang, hanya sebentar lari ke Malang, dari lari ke Tulungagung, ini berkat kerja keras anggota Resmob dan PPA yang tidak pernah lelah melakukan pengejaran,” tuturnya.

Dalam pers rilis kasus persetubuhan dan pencabulan terhadap anak dibawah umur, AKBP Agung Marlianto mengungkapkan  bahwa kasus ini tidak serta merta dilaporkan oleh pihak keluarga, yang artinya sudah ada kesepakatan damai terlebih dahulu kepada kedua belah pihak korban atas nama MY (14) waktu kejadian masih berusia 12 tahun, pelajar warga setempat.

“Pihak keluarga saat itu berharap, agar pelaku ada yang bertanggung jawab karena korban sedang mengandung, namun sampai dengan korban melahirkan, kelima pelaku tak satupun mau bertanggung jawab. Dari situlah kemudian dilaporkan ke pihak Kepolisian,” ungkap AKBP Agung Marlianto.

Dari kelima pelaku, saat ini dua masih ditetapkan sebagai DPO, “ Tiga sudah tertangkap, untuk yang dua pelaku kita himbau untuk menyerah, jika tidak tindakan tegas akan kita lakukan,” himbau AKBP Agung Marlianto.

Kedua pelaku di jerat Pasal 81 UU RI nomor 35 tahun 2104 jo Pasal 82 UU RI nomor 35 tahun 2104 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. “Ancaman hukuman lima sampai lima belas tahun penjara,” pungkas AKBP Agung Marlianto

 

Reporter : Taufifqur Rachman

Komentar

News Feed