oleh

Untuk Koalisi, PPP Masih Sebatas Komunikasi

Nganjuk- Suhu politik Kabupaten Nganjuk kian memanas mendekati pendaftaran calon bupati (cabup) – calon wakil bupati (cawabup) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Meski demikian, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nganjuk hingga saat ini belum menentukan arah dukungan terhadap bakal calon (balon) yang bermunculan.

“Masih belum ada, kitakan dua kursi jadi kalau menentukan bakal calon tidak. Namun untuk komunikasi politik sudah ada, dengan PKB dan Gerindra, namun masih sebatas komunikasi politik untuk rencana koalisi,” ujar ketua DPC PPP Nganjuk Mukid saat berbincang dengan akurasinews.com di gedung KPU Nganjuk.

Disinggung terkait kemungkinan partainya mengusung kader internal, Mukid mengatakan jika PPP belum memiliki kader untuk diusung dalam Pilbup mendatang. “Tidak ada (kader). PPP di Nganjuk ini hanya dua kursi. Selain itu, untuk suksesi juga memperhatikan kesiapan mental dan sebagainya, sehingga kita memilah dan memilih, belum ada kader yang pas dari (internal) PPP,” jelasnya.

Sedangkan mengenai kemungkinan pengusulan calon terhadap parpol koalisi nanti, Mukid belum bisa menjawab secara gamblang. Dia beralasan karena rekomendasi ada di pusat, sehingga untuk wacana pengusulan calon harus melihat-lihat terlebih dahulu situasi politik ke depan.

PPP, kata Mukid lagi, sudah mulai memanasi mesin partai untuk persiapan Pileg 2019 mendatang. Menurutnya, momen Pilkada serentak 2018 mendatang ini menjadi momen yang pas untuk melakukan hal itu. “Target pileg nanti, satu dapil minimal satu kursi. Makanya kita bangun gerakan struktur untuk pemanasan, momen Pilbup ini bisa untuk memanasi mesin politik, sehingga 2019 nanti kita sudah siap,” tandasnya.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed