oleh

Daftar, DPC Partai Hanura Nganjuk Tergetkan 7 Kursi DPRD

Nganjuk- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Nganjuk, mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nganjuk sebagai partai politik peserta pemilu 2019 mendatang.

Dengan diiringi seni kuda lumping, Ketua DPC Hanura Nganjuk Raditya Harya Yuangga didampingi para pengurus DPC serta 20 Pimpinan Anak Cabang (PAC), langsung menerima tanda bukti pendaftaran secara resmi dari KPU Nganjuk.

“Mengenai itu (kuda lumping,red) sebagai salah satu wujud kepedulian partai Hanura untuk melestarikan budaya, kami bertekad menang pada pemilu 2019 mendatang,” ujar Ketua DPC Hanura Nganjuk Raditya Harya Yuangga. Sabtu (14/10/2017) sore ini.

Kedepan, lanjut Mas Angga sapaan akrab pria yang saat ini menjabat sebagai ketua Fraksi HNPENAS DPRD Nganjuk tersebut, DPC Partai Hanura menargetkan 7 kursi DPRD, “ Kami ingin menjadi partai terbesar ketiga pada 2019 mendatang, itu merupakan target dan yakin kita mampu,” paparnya.

Untuk pendaftaran ini, kata Mas Angga lagi, pihaknya membawa 3000 lebih KTA (Kartu Tanda Anggota) dari 1000 yang dipersyaratkan oleh KPU, “Jadi sudah lebih dari syarat KPU, makanya ini tadi diberi tanda terima pendaftaran karena memang sudah lengkap,” jelasnya.

Terpisah, komisioner KPU Nganjuk Yudha Harnanto SH,MH yang menerima pendaftaran DPC Hanura Nganjuk mengatakan jika saat ini sudah ada enam partai politik yang telah mendaftar, dari jumlah itu tiga dinyatakan lengkap dan tiga masih proses.

“Yang sudah lengkap, Partai Perindo, Partai Berkarya dan ini Hanura diproses, nampaknya juga sudah lengkap,” ujar Yudha Harnanto.

Bagi partai politik yang belum melengkapi syarat, masih diberi batas waktu hingga hari Senin tanggal 16 Oktober 2017, “Kita akan layani pada hari terakhir itu hingga pukul 24.00 WIB, jadi kita harapkan agar semua partai politik segera melakukan pendaftaran di sisa waktu yang ada ini,” himbaunya.

Adapun tiga partai yang sudah mendaftar namun belum lengkap persyaratannya adalah, Partai Nasdem, Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed