oleh

Ini Target Parpol Pada Pemilu 2019

Nganjuk- Pesta Demokrasi Pemilihan Umum 2019 mendatang dipastikan bakal semakin ramai. Selain bermunculan partai baru, Seperti Parindo, Berkarya, Garuda, PSI, dan PKPI, para elit partai nampaknya sudah mulai melakukan serangkaian manuver untuk mendulang perolehan suara guna menguasai parlemen. Tidak hanya di tingkat pusat, para politisi  Kabupaten/Kotapun sudah mulai melakukan pembenahan di segala lini, mulai reposisi pengurus hingga percepatan muscam, muscab, maupun muscablub.

Seperti partai politik yang sudah melakukan pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nganjuk sejak satu minggu terakhir ini. Semua elit partai mengatakan menambah perolehan jumlah kursi pada pemilu 2019 mendatang.

“Harus dua kali lipat, kalau sekarang enam kursi, dua ribu sembilan belas harus dua belas kursi, Partai Golkar di Nganjuk harus jadi nomor satu,” ujar Soemitro Samadikun Plt Ketua DPD Golkar Nganjuk Senin (16/10/2017) di gedung KPU Nganjuk dikonfirmasi akurasinews.com

Jika Partai Golkar menargetkan 12 kursi, lain dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), partai dengan jumlah kursi terbanyak di DPRD Nganjuk ini menargetkan 15 kursi, “Kalau saat ini sebelas kursi, kita optimis kedepan akan bertambah menjadi lima belas, harus tetap nomor satu,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Nganjuk Tatit Heru Tjahjono siang via seluler.

Begitu pula dengan Partai Demokrat, partai berlambang mercy ini pada pemilu 2019 mendatang manargetkan 7 kursi di DPRD Nganjuk, “Sekarang kita empat kursi, mendatang minimal tujuh kursi mas,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Nganjuk Fauzi Irwana SE tadi siang via sosial media kepada akurasinews.com

Sementara itu, DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menargetkan 7 kursi DPRD, “Kami ingin menjadi partai terbesar ketiga pada 2019 mendatang, itu merupakan target dan yakin kita mampu,” jelas ketua DPC Hanura Nganjuk Raditya Harya Yuangga.

Sedangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang saat ini memiliki satu kursi di DPRD Nganjuk, pada 2019 mendatang optimis memperoleh satu kursi lagi di setiap daerah pemilihan, “Tetap satu kursi minimal, tapi untuk satu dapil, itu sesuai dengan Musda tahun dua ribu lima belas, jadi lima kursi target kita” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Daerah PKS Nganjuk  Sajuri saat berbincang dengan akurasinews.com di gedung KPU siang ini.

Untuk DPC Partai Gerindra Nganjuk yang saat ini menjadi partai strategis nomor dua setelah PDIP, berambisi mendapat 20 kursi pada Pemilu 2019 mendatang, “Kita tidak muluk-muluk, yang penting tiga puluh persen parlemen kita dapat, atau dua puluh kursi kalau anda target, dan kami sangat optimis mampu,” katanya via seluler kepada pewarta akurasinews.com

Dari pernyataan para elit partai di Kabupaten Nganjuk tersebut sudah dapat disimpulkan, tahun 2018 dan 2019 merupakan ‘tahun’ politik yang akan menjadi ajang ‘pertarungan’ untuk mendulang perolehan suara. Tahun 2018 adalah tahun perebutan ‘tahta’ pendopo kabupaten, sementara tahun 2019 adalah tahun perebutan kekuasaan parlemen.

Masyarakat sebagai obyek perebutan diharapkan cerdas ketika akan memilih calon ‘pelayan’ maupun calon ‘wakil’. Pelayan menjadi pemimpin daerah dengan kata lain melayani masyarakat selama lima tahun kedepan. Wakil, mewakili rakyat dalam menyampaikan aspirasi selama lima tahun pula.

Reporter : Agus Bima                   

Komentar

News Feed