oleh

12 Hari, Resmob Bekuk 7 Tersangka Curat

Nganjuk- Operasi sikat semeru yang di gelar oleh Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Nganjuk mulai tanggal 18-29 September 2017 berhasil mengamankan 7 orang tersangka dari empat laporan dari sejumlah wilayah di Kabupaten Nganjuk.

“Tujuh tersangka berhasil diamankan, operasi pekat semeru ini digelar Satreskrim selama dua belas hari, yakni tanggal delapan belas hingga dua puluh sembilan September,” ujar Kepala Kepolisian Resort Nganjuk Ajun Komisaris Besar Polisi Joko Sadono saat press release di Mapolres, Selasa (17/10/2017).

Adapun, kata AKBP Joko Sadono tindak kejahatan yang berhasil diungkap diantaranya, pencurian dengan pemberatan (curat) “Para pelaku ini merupakan tersangka kasus pencurian, cengkeh, kendaraan bermotor, baliho dan uang serta harta benda, dengan tempat kejadian perkara yang berbeda-beda,” paparnya.

Pengungkapan pertama, lanjut AKBP Joko Sadono berdasar laporan dengan nomor LP/B/28/IX/2017 / Jtm/Res.Njk/Sek Warujayeng tertanggal 19 Sept 2017 dengan tempat kejadian perkara dalam Gudang Desa Getas Kecamatan Tanjunganom.

“Untuk di Desa Getas adalah pencurian tujuh karung cengkeh, dengan berat setiap karung lima puluh lima kilogram, ada tiga tersangka ditangkap yakni JN,SD dan ST ketiganya dari wilayah Kecamatan Tanjunganom, dengan barang bukti satu unit mobil avanza, sebuah gembok dan uang tunai supuluh juta rupiah,” papar AKBP Joko Sadono.

Kemudian, kata AKBP Joko Sadono lagi, pengungkapan berdasar laporan dengan nomor LP/B/15/VIII /2017/Jtm/Res.Njk/Sek Pace, tertanggal 10 Agustus 2017 dengan lokasi kejadian rumah warga Desa Sanan Kecamatan Pace, “ Untuk curat di wilayah Pace ini ada satu tersangka dengan inisial AH warga wilayah Kecamatan Sawahan, dengan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, dasbook HP dan dasbook laptop,” terangnya.

Untuk selanjutnya, imbuh AKBP Joko Sadono pengungkapan berdasarkan laporan dengan nomor LP/B/285/IX/2016/Jtm/Res.Nganjuk tertanggal 14 Sept 2016 di rumah seorang warga Desa Klodan Kecamatan Ngetos, “Untuk wilayah Ngetos ini, adalah pencurian kendaraan bermotor, pelaku ditangkap pada Senin 25 Sept 2017 dengan barang bukti satu unit motor. Tersangkanya berinisial PK adalah warga wilayah Kecamatan Ngetos,” ungkapnya.

Pengungkapan terakhir berdasarkan laporan dengan nomor LP/B/122/IX/2017/Jtm/Res.Nganjuk tertanggal 28 Sept 2017 dengan lokasi kejadian perkara bundaran Loceret dan Jalan Mastrip Kota Nganjuk.

“Ada di dua tempat kejadianya, kedua pelaku dengan inisial AR dan AF keduanya asal Kabupaten Madiun, mencuri baliho rokok dan keduanya berhasil ditangkap anggota Jumat 29 Sept 2017 dengan barang bukti satu unit sepeda motor, sebuah tang, satu buah tas serta potongan kawat,” kata AKBP Joko Sadono.

Para pelaku dikenakan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. “Untuk penerapan pasal 363 dengan ayat berbeda dari setiap pelaku, namun kesemuanya memang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan,” tandas AKBP Joko Sadono.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed