oleh

Enggan Bicara Rekom, PDIP Siap Perang Untuk Nganjuk Jaya Bersama

Nganjuk- Suhu politik Anjuk Ladang semakin hari kian memanas. Para elit politikpun melakukan serangkaian manuver, begitu pula dengan para kandidat bakal calon bupati (bacabup) maupun bakal calon wakil bupati (bacawabup) yang saat ini sibuk melakukan lobi ke hampir semua Dewan Pimpinan Pusat sejumlah partai.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nganjuk dengan sebelas kursi di parlemen merupakan partai paling potensial di ajang perebutan ‘Tahta’ Pendopo Kabupaten inipun sudah mempersiapkan mesin politik untuk berperang mempertahankan kekuasaan.

Namun hingga saat ini, para petinggi DPC partai berlambang kepala banteng dengan moncong putih itu masih enggan menyebut, rekom partai terkuat ini bakal jatuh ke tangan siapa, “Sudahlah, jangan bahas soal rekom, semua itu ada di tangan DPP, kita di DPC tinggal menjalankan keputusan itu,” ujar Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik dan Propaganda DPC PDIP Nganjuk Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Nurwadi Rekso Hadi Nagoro SH,MH saat berbincang dengan akurasinews.com, Senin (23/10/2017) malam ini.

Justru, lanjut Kanjeng Rekso, begitu sapaan akrab pria yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Nganjuk ini, bagaimana cara agar nantinya pasca Pemilihan Bupati (Pilbup), Nganjuk ini bisa Jaya Bersama.

“Bukan Nganjuk Jaya atau Semakin Jaya, tetapi bagaimana Nganjuk Jaya Bersama, bukan hanya pemimpinnya saja yang jaya, masyarakatnya juga ikut jaya, itu yang terpenting, jangan sampai masyarakat marah gara-gara para pemimpinnya jaya, masyarakatnya tertinggal” paparnya.

Untuk mewujudkan itu semua, lanjut Kanjeng Rekso dibutuhkan pemikiran yang positif dari semua element masyarakat, bukan hanya para pejabat eksekutif maupun legislatif serta tokoh, tetapi semua elemen masyarakat.

“Tanpa adanya pola fikir yang positif, pembangunan tidak akan bisa berjalan, ketika kita bekerja selalu berfikiran negatif, hasilnya ya tentu nagatif, tapi kalau positif, hasilnya juga akan baik,” terangnya.

Pola fikir itu (Positif,Red), imbuh Kanjeng Rekso akan tercapai jika dibarengi dengan wawasan luas, dengan wawasan luas itulah segala bidang yang akan dikerjakan dapat berjalan dengan maksimal, “Pola fikir sempit itu mengkebiri kreasi, kalau sudah seperti itu, Nganjuk Jaya Bersama tidak akan tercapai,” katanya

Jadi, kata Kanjeng Rekso lagi, untuk menjadikan Nganjuk Jaya Bersama itu sebetulnya bukan hanya tugas PDIP, tetapi seluruh Parpol dan element masyarakat,“Ini tujuan untuk seluruh Nganjuk, bukan tujuan PDIP semata, sudah seharusnya semua Parpol dan masyarakat itu berfikir positif dan memiliki pengetahuan luas, agar hal itu terlaksana semua lapisan masyarakat harus saling mendukung, bersahabat dan berteman agar tidak memunculkan pola fikir yang negatif,” urainya.

PDIP, imbuh Kanjeng Rekso pada Pilkada 2018 mendatang, sebagai partai terbesar di Nganjuk akan berusaha keras mempertahankan kemenangan, “Kami para pengurus DPC sudah bertekat, tetap tegak lurus, Pilkada mendatang adalah medan perang, ndak ada kata ragu, siapa saja yang ragu di PDIP kita persilahkan mundur, kalau partai lain mungkin mengatakan perlombaan, kami di PDIP menyebutnya peperangan, mempertahankan kemenangan itu lebih sulit dibandingkan meraih kemenangan, jadi siapa saja calon yang nantinya direkom DPP, akan kita kawal hingga meraih kemenangan,” tandasnya.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed