oleh

Wow..!!! Okerbaya Berlabel Vitamin B1 Sasar Pelajar

Nganjuk- Peradaran obat keras berbahaya (okerbaya) di wilayah Nganjuk harus terus diwaspadai, meski petugas kepolisian tak terus berupaya secara masksimal untuk memutus rantai peredaran gelap narkotika tersebut, nyatanya para pelaku tak jera, bahkan untuk mengelabuhi petugas mereka berinovasi untuk memuluskan aksinya.

Seperti yang diungkap jajaran Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Nganjuk Kota. Untuk memuluskan aksinya, pemasok okerbaya jenis pil dobel L member label vitamin B1 pada kemasan berisi 1000 butir setiap bungkusnya.

“Ini modus pelaku, dengan member label vitamin B1, agar kita tidak curiga, namun berkat kecermatan dan ketelitian anggota, berhasil mengungkap jaringan narkoba jenis dobel L ini, dengan barang bukti sebanyak enam ribu lebih pil dobel L,” ujar Kepala Kepolisian Sektor Nganjuk (Kota) Komisaris Polisi Totok Widiarto saat press release di Mapolsek Nganjuk, Selasa (24/10/2017).

Tersangka, lanjut Kompol Totok Widiarto berjumlah tiga orang, terdiri dari dua pengedar dan satu pemasok, “ Ketiganya merupakan jaringan, satu tersangka kita tangkap di wilayah Kelurahan Bogo Kota Nganjuk sini, yang dua di wilayah Tanjunganom,” paparnya.

Ketiga tersangka itu adalah SF (21) warga Kelurahan Bogo Kecamatan Nganjuk. IV (21) warga Desa Getas Kecamatan Tanjunganom dan HS (27) warga Desa Sumber Kepuh Kecamatan Tanjunganom , “ Mereka ditangkap atas informasi warga, penangkapan pertama di Kelurahan Bogo dengan bukti sepuluh butir, dobel L, penangkapan kedua di Desa Getas dengan bukti seratus butir, ketiga di Sumber Kepuh dengan bukti enam ribu butir lebih,” terang Kompol Totok.

Para tersangka, kata Kompol Totok lagi, menyasar kalangan pemuda untuk memasarkan pil perusak otak tersebut, bahkan di kalangan pelajarpun mereka sasar, “Sasaran mereka umum, termasuk pelajar, jadi kami himbau kepada orang tua maupun lingkungan pendidikan untuk selalu waspada, jangan sampai anak-anak atau peserta didik di lingkungan sekolah terpengaruh sampai mengkonsumsi narkoba,” imbaunya.

Selain mengamankan enam ribu lebih pil dobel L, Unit Reskrim Polsek Nganjuk juga menyita uang tunai sebesar Rp 530.000 hasil penjualan okerbaya serta tiga buah hanphone sebagai sarana transaksi “Para pelaku akan kita jerat dengan pasal 197 sub pasal 196 UU Kesehatan nomor 36 tahun 2009 dengan ancaman hukuman sepuluh tahun penjara,” pungkas Kompol Totok.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed