oleh

Pohon Pisang ‘Tumbuh’ di Aspal Jalan Imam Bonjol

Nganjuk- Baru beberapa bulan di lakukan perawatan, aspal jalan Imam Bonjol Kota Nganjuk terkelupas. Untuk mengantisipasi terjadi kecelakaan, beberapa hari terakhir pohon pisang ditanam di badan jalan yang rusak.

“Sudah tiga hari ini, kaget juga melintas, apalagi setiap hari dump truk melintas di jalan ini, padahal inikan masuk jalan tengah kota,” kata Sukaca pengguna jalan yang setiap hari melintas di Jalan Imam Bonjol Kota Nganjuk. Jumat (26/10/2017), kepada akurasinews.com.

Warga Tulungagung yang bekerja di Nganjuk ini berharap, pemerintah segera menambal kondisi jalan rusak tersebut, jangan sampai timbul korban jiwa, “Kalau melihat pisang dan ada batas, ini dipasang pelaksa proyek, kenapa kok tidak segera dikerjakan.” Tanyanya.

Terpisah Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Nganjuk Drs Agus Irianto MM mengatakan segera melakukan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dia mengaku tidak mengetahui dari mana asal muasal pohon pisang bisa berada di tengah aspal jalan itu.

“Kami akan segera melakukan koordinasi dengan OPD terkait. Kalau darimana asalnya (pohon pisang) saya kurang tahu,” ungkapnya.

Kerusakan jalan di jantung kota tersebut, kata Agus Irianto, diakibatkan karena dua proyek Nasional yakni Tolo Trans Jawa dan Dobel Track PT Kereta Api Indonesia (KAI), “Setiap harikan dum truk pengangkut material melintas di jalan kota, kita sudah membahas dengan OPD dan pelaksana proyek, kita akan kembali tanyakan, agar jalan segera diperbaiki,” ungkapnya.

Pantauan di lapangan, dua pohon pisang ditanan di tengah badan jalan dengan diganjal tumpukan 5 ban bekas di setiap batangnya. Terlihat garis pembatas mengelilingi jalanan bergelombang dengan kerusakan parah. Dan hingga berita ini dirilis belum dilakukan perbaikan oleh OPD terkait.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed