oleh

22 Negara Ikuti AYIC 2017 di Ponpes Unipdu

Jombang – Para pemuda dari berbagai Negara mengikuti Asean Youth Interfaith Camp (AYIC) 2017 di Universitas Pondok Pesantren Darul Ulum (Unipdu), Rejoso, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Abdurahman Muhammad Fachri, dengan didampingi Direktur Kerjasama Kementerian Luar Negeri Indonesia, Jose Tavares serta Direktur Pusat Studi ASEAN Unipdu, KH Zahrul Azhar As’ad.

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Jombang, Nyono Suharli dan Sekretaris Jendral ASEAN, Le Luong Minh “Alasan memilih Jombang sebagai tuan rumah AYIC 2017 adalah, karena para santri di Ponpes Jombang ini berasal dari berbagai daerah, jadi disini (Ponpes,Red) mencerminkan kehidupan masyarakat Indonesia,” ujar Wamenlu RI, Abdurahman Muhammad Fachri, Sabtu (28/10/2017).

Lanjutnya, AYIC 2017 yang diikuti 150 peserta dari 22 negara tersebut, merupakan program andalan dari Kemenlu, dengan sasaran pemuda antar Negara agar memahami makna toleransi “Sehingga dapat menjadi jendela dunia luar tentang arti toleransi itu sendiri. Di Ponpes ini para peserta dapat mendapatkan gambaran bagaimana toleransi sampai kepada kehidupan sosialnya,” imbuh Abdurahman M Fachri.

Sementara itu, Direktur Kerjasama Kementerian Luar Negeri Indonesia, Jose Tavares mengungkapkan para peserta AYIC akan menginap selama tiga hari di asrama pesantren untuk belajar tentang toleransi di Indonesia.

“Ada 150 peserta dari 21 negara mengikuti acara ini, mulai dari negara-negara di kawasan Benua Asia, Afrika, Amerika hingga Eropa. Dengan begitu para pemuda pemudi lintas negara dan benua ini bisa saling belajar,” ungkapnya.

Direktur Pusat Studi ASEAN Unipdu, KH Zahrul Azhar As’ad juga menambahkan bahwa, selama tiga hari para peserta sudah seperti santri. Dan kegiatan ‘mondok’ itu dimulai Hari sabtu 28 hingga 30 Oktober 2017.

AYIC yang pertama kalinya digelar di pesantren ini diikuti 150 pemuda dari Indonesia dan 21 negara lainnya. Mulai dari Kamboja, Malaysia, Filipina, Vietnam, Thailand, Singapura, Laos, Brunei Darussalam, Jepang, Pakistan, Madagaskar, Lithuania, Mesir, Maroko, Hungaria, Amerika Serikat, Tanzania, Korea Selatan, Libya, Belanda hingga Inggris.
Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed