oleh

KPK Geledah Rumah Sekda Jombang

Jombang – Petugas Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan rumah tersangka Kasus Jual Beli Jabatan di lingkup Pemerintahan Kabupaten Nganjuk Drs H Taufiqurrahman yang saat ini berada di tahanan KPK.

Rumah mewah yang berada di Jalan Mojosongo, Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, tersebut ditempati oleh keluarga tersangka, yang tak lain adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Jombang, Ita Tri Wibawati.

Tiga mobil petugas KPK dan dikawal satu unit mobil dari Kepolisian Resort Jombang diketahui memasuki gerbang rumah mewah dengan cat pagar berwarna hitam tersebut.

“Betul, ada empat mobil, tiga berplat hitam satu mobil polisi, hari Jumat (27/10/2017), masuk gerbang rumah sekitar pukul 11.30 WIB, pintu gerbang langsung ditutup dan rombongan mobil itu baru keluar sekitar pukul 14.30 WIB,” kata tetangga Sekda Jombang tersebut kepada awak media siang ini.

Sementara itu, Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto membenarkan bahwa empat unit mobil yang memasuki gerbang rumah Sekda Jombang tersebut adalah mobil petugas KPK dan mobil Kepolisian Resort Jombang.

“Betul anggota diminta melakukan pengawalan anggota KPK,” kata Kapolres Jombang saat dihubungi oleh Pewarta Jombang.

Petugas Kepolisian Resort Jombang yang melakukan pengawalan adalah anggota Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) “Benar empat personil Sabhara dipimpin Kasat Sabhara melakukan pengawalan terhadap delapan personil KPK yang tujuannya untuk melakukan penggeledahan di Kediaman Bupati Nganjuk yang kita ketahui beberapa waktu lalu menjadi tersangka KPK. Oleh karena istri Bupati Nganjuk adalah pejabat di Jombang yakni Sekda Pemerintah Kabupaten Jombang dan memiliki kediaman di Jombang, maka kita melakukan pengawalan,” jelas AKBP Agung kepada awak media.

Pengamanan itu, merujuk surat KPK yang di tujukan kepada Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur (Jatim)  Irjen Pol Machfud Arifin. “Kebetulan surat dari KPK sudah terlebih dulu dikirimkan kepada Bapak Kapolda Jatim, kemarin saya juga sudah menghubungi mohon melaporkan kegiatan tersebut, dan oleh Bapak Kapolda Jatim memutuskan untuk disilahkan melakukan pendampingan,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed