oleh

Pasca ‘Tsunami’ OTT, PG Gelar Musdalub, Rekom Bunda Ita Terancam Batal

Nganjuk- Setelah bertahun-tahun mengalami kemelut internal, saling sikut, dan menjatuhkan diantara politisi, akhirnya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (PG) Nganjuk menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) di gedung DPD Golkar Jawa Timur, Kota Surabaya.

“Kemarin (Senin, 30/10/2017) kita gelar Musdalub itu di kantor DPD Golkar Jatim, dan sejak hari ini, Selasa (31/10/2017) pengurus yang sudah terbentuk secara definitive ini sudah mulai bekerja,” ujar Sekretaris DPD Golkar Nganjuk, Firman Adi Suryo Bhawono SH,MH siang ini kepada akurasinews.com via seluler.

Musdalub yang diikuti oleh 20 Pengurus Kecamatan (PK) serta organisasi yang selama ini menjadi sayap Partai Golkar diantaranya Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).  Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) . Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) dan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) berlangsung secara aklamasi.

“Yang memimpin jalannya Musdalub, ketua DPD Golkar Jawa Timur Bapak Nyono Suharli Wihandoko,” papar Firman Adi

Secara Aklamasi, lanjut Firman Adi Musdalub memutuskan Drs. H. Soemitro Samadikoen sebagai Ketua DPD Golkar Nganjuk. Firman Adi Suryo Bhawono SH,MH sebagai Sekretaris dan Hj Dwi Retno Harsono, SE. sebagai Bendahara, “Untuk Ketua Harian adalah Pak Sudjarwo, SE.MM,” jelasnya.

Mulai hari ini, lanjut Firman Adi, pengurus DPD Golkar Nganjuk definitif mulai bekerja mempersiapkan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pelantikan yang diagendakan pada 19 November 2017 mendatang, “Jadi saat ini pengurus konsentrasi untuk persiapan yang tinggal dua minggu ini,” urainya.

Terkait dengan rekomendasi Partai Golkar kepada Ita Triwibawati Taufiqurrahman beberapa minggu lalu, Firman masih enggan untuk berkomentar, “Yang jelas begini, rekom itu yang memiliki kewenangan adalah DPP, kami para pengurus DPD Nganjuk saat ini lebih konsentrasi pada rencana Rakerda dan pelantikan,” tandasnya.

Seperti diberitakan akurasinews.com. Pasca ‘Tsunami’ Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Bupati Nganjuk Drs H Taufiqurrahman. Rekomendasi Partai Golkar kepada Ita Tri Wibawati istrinya yang berniat maju dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah Nganjuk 2018 sebagai calon bupati terancam dibatalkan.

Keterangan itu disampaikan langsung oleh Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Jawa Timur. Orang nomor satu di Kabupaten Jombang tersebut mengatakan jika rekomendasi itu bersifat penetapan dan itu bisa dievaluasi atau berubah dengan berbagai pertimbangan.

“Rekomendasi Penetapan itu bisa berubah. Akan kita evaluasi elektabilitas atau mungkin pertimbangan persoalan hukum dan yang lain,” tutur Nyono Suharli Wihandoko yang pada Pilkada mendatang juga bakal kembali macung sebagai cabup Jombang. Kamis (26/10/2017) dikonfirmasi pewarta media ini.

Menurut Bupati Nyono, bakal calon baru bisa dikatakan positif mendapat rekom, setelah semua terlewati dan juga sudah menerima rekomendasi pengesahan, berupa pasangan calon. “Diperkirakan waktunya Insya Allah pada bulan Desember mendatang,” tambahnya.

Reporter : Agus Bima. Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed