oleh

Ketua Komisi III Pesimis, Proyek Sedudo Rampung Sesuai Jadwal  

Nganjuk- Ketua Komisi III DPRD Nganjuk Tatit Heri Tjahjono pesimis proyek pembangunan area wisata sedudo bakal selesai tepat waktu sesuai kontrak kerja. Mengingat di sisa waktu yang kurang dari dua bulan, progres baru mencapai dua puluh empat persen.

“Pesimis proyek sebesar ini bisa selesai sesuai kontrak kerja, waktukan tinggal satu bulan dua puluh lima hari, kalau sekarang saja baru mencapai dua puluh empat persen, saya ragu bisa mencapai seratus persen di akhir waktu kontrak nanti,” jelasnya dilokasi proyek kepada akurasinews.com. Kamis (02/11/2017) sore ini. Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama dengan unsur pimpinan DPRD.

Untuk itu, lanjut politisi PDIP tersebut, dia berharap pelaksana proyek segera melakukan pembenahan agar progres berjalan sesuai dengan kontrak kerja, “ Ya harus ditambah tenaga kerjanya, lembur dan material jangan sampai telat,” papar Tatit Heru.

Ketua DPC PDIP Nganjuk tersebut juga menemukan pelaksana proyek tidak memasang papan nama proyek (direkidt), “ Papan itu wajib dipasang, kenapa ini tidak dipasang, ini sama dengan temuan di pasar wage tadi, papan nama proyek itu harus dipasang. Sebagai bentuk transparasi mulai nama PT, nilai proyek sampai lama waktu pengerjaan. Ini tidak ada, kan tidak boleh,” jelas Tatit Heru.

Sementara itu, Hari Susanto mandor proyek PT Tangga Batu Jaya Abadi Surabaya, sebagai rekanan Pemerintah Kabupaten Nganjuk yang mengerjakan proyek sedudo mengatakan, keterlambatan progres dikarenakan saat melakukan pembongkaran bedak itu terkendala bulan Muharram atau Suro pada penanggalan jawa.

Dimana saat bulan suro, sedudo selalu ramai dikunjungi wisaatawan. Meskipun sejak tanggal 6 bulan kemarin sudah resmi ditutup untuk umum. Dalam praktiknya karena masih harus menunggu para pedagang memindahkan barang dagangan serta membongkar bedak dagangan, proyek baru bisa dikerjakan tanggal 15, “Jadi ini karena memang kita juga member toleransi kepada para pedagang yang ada disini,” kata Heri.

Terkait dengan progres, Heri mengaku optimis, hingga batas waktu habis, Desember mendatang proyek selesai seratus persen, “ Kami optimis, dapat rampung seratus persen. Ini pekerja semua lembur sampai jam enam sore. Tenaga juga akan kita tambah lagi,” katanya.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed