oleh

Pimpinan DPRD Berang, Pasar Wage III Jadi Tempat Mesum

Nganjuk- Dalam rangka melakukan tugas pengawasan, Komisi III DPRD Nganjuk melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke proyek pasar wage Nganjuk. Saat melakukan peninjuan lokasi pembangunan, Ketua Komisi III Tatit Heri Tjahjono bersama dengan anggotanya M Jamin serta didampingi Wakil Ketua I DPRD Nganjuk Jianto menemukan banyaknya coretan di dinding proyek yang sudah dicat.

Bahkan karena sering mendengar jika proyek yang menelan anggaran puluhan miliar tersebut beralih fungsi jadi tempat mesum, pimpinan DPRD terlihat emosi, “Ini harus segera diselesaikan. Dan segera difungsikan, saya sudah dengar informasi tentang itu (mesum,Red) cukup lama. Ya karena proyeknya memang belum selesai jadi ya begini akhirnya,” kata Jianto di lokasi proyek. Kamis (02/11/2017)

Memang proyek pembangunan Pasar Wage Kota Nganjuk sudah tiga kali dianggarkan (Multy Years), karena anggarannya yang besar. Sehingga sisi proyek yang sudah selesai dan dalam kondisi baik pada malam hari beralih fungsi jadi tempat mesum.

Untuk itu, Wakil rakyat meminta agar, setelah proyek selesai Desember mendatang, para pedagang segera direlokasi untuk mencegah agar tidak beralih fungsi menjadi tempat mesum, “Jadi jangan sampai kondisi bangunan sudah bagus, relokasi ditunda-tunda. Bedak yang ada digunakan hal yang negatif,” harap politisi Gerindra tersebut.

Menanggapi temuan wakil rakyat tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Kabupaten Nganjuk Ir Fadjar yang juga berada dilokasi mengatakan akan segera melakukan perbaikan terkait dengan coretan-coretan di dinding yang sudah dicat.

“Kalau masalah itu (mesum,red) itu dulu. Sekarang sudah tidak, inikan banyak pekerja tidak mungkinlah dijadikan tempat mesum. Begitu proyek ini nanti selesai, kita langsung serahkan ke Dinas Perindustrian dan Perdaganganj untuk dikelola,” katanya.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed