oleh

Belasan Penyandang Difabel Ujian SIM D

Malang- Sedikitnya 15 orang penyandang difabel (cacat) mengikuti ujian kepemilikan surat ijin mengemudi (SIM) D di Markas Kepolisian Resort Malang. Menurut Baur SIM Satuan Pelaksana Administrasi (Satpas) Kepolisian Resort Malang, Ajun Inpektur Satu Umar Kiswoyo,SH, ujian SIM D bagi penyandang difabilitas ini mengacu pada undang- undang No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

“Kita bekerjasama dengan DMI (Difabel motorcycle Indonesia), sehingga mereka yang semula malu karena kondisi fisik, menjadi lebih percaya diri karena bersama-sama tes untuk mendapat SIM D ini,” ujarnya kepada akurasinews.com, Jumat (03/11/2017).

Selain itu, lanjut Aiptu Umar Kiswoyo SH, mengenai tarif kepengurusan SIM D, mengacu pada peraturan pemerintah no 60 tahun 2016, lebih murah dibandingkan dengan SIM A,B maupun C “Biaya penerbitan sim D sebesar lima puluh ribu rupiah, sedangkan untuk perpanjangan SIM D tiga puluh ribu rupiah,” jelasnya.

Reporter : Soleh

Komentar

News Feed