oleh

Silaturahim Ke Jombang,Tomy Soeharto Ngaku Tidak Akan Nyapres

Jombang – Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) mengaku tidak akan ikut ambil bagian sebagai Calon Presiden pada Pilpres tahun 2019 mendatang. Hal itu disampaikan putra dari Presiden Kedua Republik Indonesia tersebut saat silarurahim ke Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang.

“Saya kira, saya sendiri tidak akan maju nyapres, tapi kita akan buat konvensilah, siapa yang di pilih rakyat, ya itu nanti yang akan kita dukung, termasuk ‘incumbent’ juga ya,” ujar Tommy Suharto saat ditemui akurasinews, Sabtu (04/11/2017).

Tentang Pemilu 2019, Ketua Umum Partai Berkarya ini mengatakan terlalu dini untuk membicarakan Pilpres 2019, saat ini Partai Berkarya sedang fokus pada verifikasi faktual partai di Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Jika lolos verifikasi KPU, target saya cukup satu kursi saja diseluruh daerah se Indonesia,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Tomy Suharto juga menyampaikan kritik kepada pemerintahan. Menurut dia  saat ini Negara Indonesia mengalami tata kelola negara dan kondisi perekonomian yang masih terpuruk di tiap daerah.

“Ya kebijakan ekonomi makro, politik, dan ketatanegaraan kita. Kita punya MPR tapi nyatanya mandul sekarang ini, karena anggota DPD sekarang apa coba tanyakan kerjaannya, kan cuman ngomong-ngomong UUD 45 yang tidak selesai, dan sekarang hanya menjembatani antara pusat daerah yang tidak efektif. Dan MPR tidak membuat TAP MPR lagi sekarang, itu kan hal yang seharusnya tidak boleh terjadi,” jelasnya.

Disinggung terkait poling Presiden Jokowi yang masih cukup tinggi, Tommy menanggapinya dengan datar. Terkait arah dukungan untuk Pilpres kepada Jokowi, Ketua Partai Berkarya ini memberikan jawaban yang singkat dan fokus verifikasi faktual KPU terlebih dahulu.

“Kalau memang itu sesuai apa adanya, dan itu memang yang diiginkan rakyat Indonesia, ya kita dukung. Dan untuk dukungan, saya kira belum waktunya, sekarang masih fokus verifikasi faktual. Jadi peserta pemilu kan belum tentu, saya kira kita akan lewati itu dulu, setelah itu baru akan kita evaluasi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, ketika silaturahim di Ponpes Bahrul Ulum, Tambak Beras serta mengunjungi makam KH Abdul Wahab Hasbullah. Tommy Suharto didampingi oleh sejumlah tokoh dari jajaran kepengurusan Partai Berkarya yakni, Mantan Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno, dan Mantan Kapolda Jatim, Irjen Pol (Purn) Anton Setiadji. Dan selepas dari makam tersebut, dilanjutkan bersilaturahim ke makam KH Hasyim Asyari di Pondok Pesantern Tebuireng, Jombang.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed