oleh

Usung Nyono Suharli, PKS MoU dengan PG

Jombang – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mengusung Bakal Calon Bupati Jombang, Dr. Ec. H. Nyono Suharli Wihandoko. Kepastian itu diketahui saat Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Jombang, Mustofa menandatangi Memorandum of Understanding (MoU) dengan Partai Golongan Karya (PG) di Gedung Olahraga (GOR) Merdeka Jalan Gus Dur, Jombang, Minggu (05/11/2017) sore.

“Seluruh rangkain komunikasi politik yang kami lakukan akhirnya final, kami putuskan untuk mengusung Pak Nyono pada Pilbup tahun depan,” ungkap Mustofa kepada awak media, pasca acara deklarasi mengusung Nyono Suharli Wihandoko.

PKS, kata Mustofa tidak meminta jatah sebagai bakal calon Wakil Bupati, MoU itu dilakukan karena PKS menilai Nyono Suharli Wihandoko menuai banyak keberhasilan dalam mengusung program-programnnya.

“Kita tidak menawarkan posisi wakil dalam deklarasi MoU ini, PKS murni mengusung beliau (Nyono Suharli,Red), karena bisa kita lihat program beliau banyak menuai keberhasilan. Dan kepemimpinan Nyono layak dilanjutkan,” jelasnya.

Sementara itu, Bakal Calon Bupati Kabupaten Jombang, Nyono Suharli Wihandoko mengaku bangga dengan banyaknya partai yang mengusungnya pada Pilbup mendatang, “Ini merupakan suatu kebahagiaan bagi saya. Nanti semua partai pengusung akan kita ajak musyawarah untuk menentukan pendamping (Cawabup). Akan tetapi, itu semua akan ditentukan dengan beberapa persyaratan semisal bagaimana popularitas, elektabilitas dan sebagainya,” tuturnya.

Mas’ud Zuremi Yakin, Pendamping Nyono Adalah Kader PKB

Terpisah, Ketua DPC PKB Jombang, Mas’ud Zuremi, mengaku yakin jika nanti pendamping Nyono Suharli adalah Kader PKB “Kami sangat yakin, wakil bupatinya jelas dari PKB, untuk rekom PKB, saat ini sudah di tangan DPP PKB, dan nanti rekomendasinya Balon Bupatinya Pak Nyono dan wakilnya dari PKB,” tegasnya.

Namun, Ketua DPC PKB masih belum membuka suara terkait nama calon pendamping itu. Hanya ada tiga nama yang diajukan ke DPP yakni Mas’ud Zuremi, Munir Al Fanani dan Subaidi Mochtar. “Dari tiga nama itu, ya kami serahkan kepada Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa di Jakarta,” pungkasnya.

Untuk diketahui, DPD Partai Golkar Jombang sebelumnya melakukan penanda tanganan MoU dengan   Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sehingga posisi calon pendamping saat ini masih dalam tahap pembicaraan dengan para partai pengusung.

Reporter : Taufiqur Rachman

 

Komentar

News Feed