oleh

Lantik 60 Anggota Panwascam, Panwaslu Nganjuk Gunakan Dana Pinjaman

Nganjuk- Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Nganjuk Drs H Taufiqurrahman ternyata juga berpengaruh terhadap pentahapan suksesi 2018 mendatang, terbukti hingga saat Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD)Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Nganjuk tak kunjung ditanda tangani oleh Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Sehingga untuk melaksanakan pentahapan Pemilihan Bupati (Pilbup) Panwaslu harus menggunakan dana pinjaman. Seperti saat menggelar acara pelantikan 60 anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam)

“Kita pinjam, karena NPHD memang belum diteken, untuk jumlah dan darimana pinjaman itu, sekretariat Panwaslu yang lebih mengetahui detilnya,” kata Abdul Syukur Junaidi Ketua Panwaslu Nganjuk dikonfirmasi akurasinews.com, usai pelantikan Panwascam di ruang Candi Lor Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Rabu (08/11/2017).

Sebetulnya, kata Abdul Sukur Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur, sudah mengajukan anggaran kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk sebesar Rp 10,8 miliar, namun jumlah itu dinilai oleh Pemda Nganjuk terlalu tinggi, “Pemda menyetujui, sebesar lima koma enam miliar, akhirnya kita konsultasikan lagi dengan Bawaslu, kita lakukan normalisasi ketemu angka tujuh koma dua miliar,” jelasnya.

Namun, lanjut Abdul Syukur, meskipun sudah ketemu angka Rp 7,2 miliar tersebut, Pemerintah Kabupaten Nganjuk hingga saat ini belum memberikan jawaban, sehingga belum diketahui apakah jumlah itu disetujui atau tidak, “Kita belum tahu juga, jawabannya saja belum, apalagi tanda tangan. Jadi dana untuk Panwaslu Nganjuk sampai saat ini belum ada, semua kegiatan menggunakan dana pinjaman,” paparnya.

Untuk diketahui, Ketua Panwaslu Kabupaten Nganjuk telah melantik 60 anggota Panwascam yang nantinya akan bekerja membantu Komisioner Panwaslu Kabupaten dalam melakukan pengawasan pentahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2018 mendatang.

Dari 60 anggota Panwascam tersebut, terdiri dari 55 anggota laki-laki dan 5 anggota perempuan. Para anggota Panwascam akan bekerja selama 9 bulan, “Secara kesuluruhan proses pelantikan berjalan lancar, karena memang kita gelar secara sederhana. Terkait ketidak hadiran komisioner Bawaslu Jawa Timur, itu karena saat ini di Jatim ada lima Kabupaten/Kota yang meggelar acara (pelantikan,Red) yang sama,” pungkas Abdul Syukur.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed