oleh

Plt Bupati Nganjuk Dukung Program “Tani Bolo Suryo”

Nganjuk- Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kepada Bupati Nganjuk Drs H Taufiqurrahman beberapa waktu lalu, tidak hanya berpengaruh pada kebijakan pemerintah daerah saja, namun peta politik menjelang suksesi 2018 juga berubah seratus delapan puluh derajat.

Jika sebelumnya, banyak kalangan memprediksi kehadiran Ita Triwibawati Taufiqurrahman (Bunda Ita) Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Jombang yang tak lain adalah istri Bupati Taufiqurrahman sebagai kandidat bakal calon bupati (bacabup) yang paling diperhitungkan pada pesta pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Nganjuk mendatang, kini seolah tenggelam.

Kehadiran HM Suryo Alam Ak,MBA, anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPRRI) sebagai kandidat bakal calon Bupati Nganjuk yang sudah melakukan komunikasi dengan delapan partai politik menjadi sangat diperhitungkan.

Terlebih, program-program yang diusung oleh HM Suryo Alam untuk Kabupaten Nganjuk langsung mengena dan diterima masyarakat kalangan menengah kebawah dengan tidak meninggalkan kalangan atas. Jika sebelumnya HM Suryo Alam mengajak kalangan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Nganjuk untuk menggenjot sektor pariwisata.

Saat ini Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Bidang Pemenangan Pemilu, Jawa III, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya ini melalui relawan “Bolo Suryo” menggandeng kalangan petani dengan membuka “Program Kemandirian Petani” atau “Program Tani Bolo Suryo”.

Diluar dugaan, Plt Bupati Nganjuk KH Abdul Wachid Badrus, yang juga merupakan kandidat bakal calon bupati mendukung penuh program kemandirian petani yang digagas oleh relawan Bolo Suryo tersebut.

“Saya sangat mendukung program Pak Suryo Alam ini, karena ini program memajukan pertanian Kabupaten Nganjuk. Nanti kita lihat bagaimana proses program yang digagas oleh Pak Suryo Alam ini,” ujar Gus Wachid sapaan akrab Plt Bupati Nganjuk tersebut, Rabu (08/11/2017) usai meresmikan ‘Program Tani Bolo Suryo’ di Sekretariat relawan Bolo Suryo Jalan Mastrip Kota Nganjuk.

Saat ini, kata Gus Wachid kondisi pertanian Kabupaten Nganjuk memang membutuhkan sentuhan teknologi, memerlukan inovasi, dan memerlukan kepedulian pemerintah, “Dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk sendiri sudah melakukan upaya-upaya itu, namun perlu dimaksimalkan,” paparnya.

Jika, lanjut Gus Wachid, ‘Program Kemandirian Petani’ ini dapat berjalan dengan baik, tentunya akan berdampak positif kepada masyarakat Kabupaten Nganjuk, “Jadi siapapun nanti yang menjadi pemimpin, sepanjang program-programnya untuk kemajuan Kabupaten Nganjuk akan kita apresiasi,” tandasnya.

Dengan ‘Program Kemandirian Petani’ ini kata Gus Wachid lagi, kedepan tidak hanya Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Nganjuk saja yang mendukung, namun juga Dinas Pertanian Provinsi, bahkan  Kementrian pertanian serta stakeholder bidang pertanian.

“Pak Suryo Alam inikan relasinya ada yang di Kementrian juga, jadi sebagai anggota DPRRI menggagas program ini sangatlah tepat, dan saya yakin program ini akan diapresiasi oleh kalangan petani, apalagi saat musim tanam seperti sekarang ini, semoga kedepan pertanian Kabupaten Nganjuk menjadi lebih baik,” tutupnya.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed