oleh

Pleno, DPC PDIP Ajukan Syarat Pada Mas Novi Setelah Jadi Bupati

Nganjuk- Rapat pleno yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nganjuk, pasca turunya rekom beberapa hari lalu menghasilkan berbagai macam kesepakatan politik, selain sebagai ajang perkenalan calon Bupati maupun calon Wakil Bupati yang telah direkomendasi oleh Megawati Soekarno Putri dengan para pengurus maupun seluruh ketua Pengurus Anak Cabang (PAC), juga dijadikan sarana komunikasi politik antar elit partai dengan Cabup Novi Rahman Hidayat (Mas Novi).

“Iya betul (komunikasi politik,Red), kemarin itu kita sampaikan kepada Mas Novi sebagai Cabup yang telah direkom DPP PDIP, kami minta agar nanti setelah menjabat sebagai bupati Nganjuk tetap terjalin sinergitas tiga pilar,” ujar Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik dan Propaganda DPC PDIP Nganjuk Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Nurwadi Rekso Hadi Nagoro SH,MH saat berbincang dengan akurasinews.com, Rabu (15/11/2017) siang ini.

Tiga pilar itu, lanjut Kanjeng Rekso sapaan akrab pria yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Nganjuk ini adalah DPC, Eksekutif dan Legislatif, “Jadi jelas sudah, kalau nantinya Mas Novi sudah menjabat sebagai Bupati Nganjuk, kami minta agar beliau tidak berambisi menjadi ketua DPC PDIP Nganjuk, agar sinergitas tiga pilar ini bisa terjalin dengan baik,” paparnya.

Usulan atau permintaan itu, lanjut Kanjeng Rekso langsung disetujui oleh Mas Novi, “Sudah langsung dijawab juga, Mas Novi bersedia tidak akan mencalonkan diri sebagai ketua DPC Nganjuk setelah menjabat sebagai Bupati Nganjuk nanti, jadi kita lihat nanti komitment ini,” tandasnya.

Namun begitu, Kanjeng Rekso enggan berkomentar jika usulan itu disebut karena kepemimpinan DPC PDIP sebelumnya (Era Taufiqurrahman,Red), “Sudahlah, yang jelas begini, secara kontekstual Mas Novi sudah membuat komitment dengan DPC PDIP Nganjuk, agar tiga pilar ini nanti bisa saling bersinergi,” sebutnya.

Terpisah, ketua DPC PDI Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono mengatakan, rapat pleno itu bertujuan sebagai ajang perkenalan pasangan calon (Paslon) Calon Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk yang telah direkom DPP PDIP dengan seluruh pengurus DPC maupun pengurus PAC di 20 Kecamatan

“Semua pengurus DPC maupun PAC hadir, ini sebagai langkah kami untuk memperkenalkan Paslon Cabup maupun Cawabup, Mas Novi dan Pak Marhen kepada semua pengurus DPC dan pengurus PAC di dua puluh kecamatan,” jelas Tatit Heru.

Selain itu, lanjut Tatit Heru, pleno juga membahas tentang Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) maupun rencana deklarasi paslon yang telah menerima rekom, “Kita masih dalam tahap pembicaraan ini, jadi nanti apakah Rakercabsus itu bersamaan dengan deklarasi atau berbeda, informasi selanjutnya menyusul,” papar pria yang juga menjabat sebagai ketua Komisi III DPRD Nganjuk tersebut.

Terkait dengan koalisi, kata Tatit Heru lagi, saat ini PDIP masih terus membuka komunikasi dengan sejumlah partai, namun yang pasti berkoalisi adalah Partai Kebangkitan Bangsa, “Otomatis PKB, karena PKB juga telah merekom Mas Novi, sehingga secara otomatis kita berkoalisi,” ungkapnya.

Selain PKB, lanjut Tatit Heru, PDIP juga masih melakukan komunikasi dengan sejumlah partai lain dan tidak menutup kemungkinan semua partai akan diajak berkoalisi untuk memenangkan pasangan Novi-Marhen, “Tidak menutup kemungkinan, semua kita ajak komunikasi, karena target kemenangan kita adalah memperoleh tujuh puluh persen suara, dan kita optimis pasti menang,” tandasnya

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed