oleh

Dua Paslon, Jalur Independent Datang ke KPU Nganjuk

Nganjuk- Setelah ditunggu, kandidat bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati jalur independent atau perseorangan, muncul untuk mengikuti pentahapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk.

Meski belum dapat dipastikan apakah pasangan calon (paslon) yang mendatangi gedung di Jalan Widas Kelurahan Begadung Nganjuk tersebut berhasil lolos verifikasi. Namun yang pasti sudah ada dua paslon minta informasi dan mendapat user name sekaligus pasword KPU untuk mengikuti pentahapan selanjutnya.

“Betul, sudah ada dua paslon yang datang ke KPU, tadi pagi jam sembilan. Namun dari dua paslon itu hanya satu yang memenuhi kriteria, sehingga untuk sementara yang kita beri bimbingan dan arahan mengenai mekanisme pendaftaran jalur perseorangan masih satu paslon,” ujar Divisi Tehnis KPU Nganjuk Pujiono S.TP saat berbincang dengan akurasinews.com. Jumat (17/11/2017) sore ini di GOR Begadung Nganjuk.

Paslon jalur independen yang telah mendapat user name sekaligus pasword untuk mengikuti proses pendaftaran jalur perseorangan itu adalah pasangan Calon Bupati Bambang Harianto dan Wakil Bupati Erwin Budiyoto,“Wakil paslon itu (Bambang Harianto dan Erwin Budiyoto,Red) sudah membawa surat tugas, bernama Andian,” papar Pujiono.

Sedangkan, lanjut Pujiono Paslon yang belum mendapat user name maupun pasword adalah kandidat Cabup jalur perseorangan atas nama Joni, “Kita belum bisa memberikan user name maupun password, perwakilan dari Pak Joni tersebut juga belum membawa surat tugas, dan ketika kita tanya siapa wakil Pak Joni juga belum ada, sehingga kita belum bisa memproses lebih lanjut,” jelasnya.

KPU Nganjuk masih terus menunggu paslon-paslon jalur independen yang lain untuk datang guna mengikuti pentahapan, “Saat inikan KPU memang tahap sosialisasi, jadi begitu perwakilan pasangan calon jalur independen atau calonnya sendiri datang dan memenuhi kriteria yang telah kita tetapkan, akan kita berikan username sekaligus password, karena nantinya dukungan itu akan diserahkan ke KPU berupa soft copy, untuk fisiknya menyusul,” terang Pujiono.

Adapun batas waktu penyerahan, kata Pujiono lagi, mengenai bukti dukungan berupa foto copy KTP dan form dukungan yang terangkum dalam soft copy dimulai besok Sabtu, yakni tanggal 18-24 November 2017 “Sedangkan bukti dukungan secara fisik kami beri waktu sejak tanggal dua puluh lima hingga dua puluh Sembilan bulan ini (November,red),” urainya.

Mengenai jumlah dukungan, imbuh Pujiono setiap paslon minimal menyerahkan foto copy KTP disertai dengan form dukungan dengan jumlah minimal 65.619, “Itu jumlah minimal, menyerahkan lebih akan lebih baik, karena nantinya akan ada verifikasi administrasi maupun faktual, lebih baik lebih daripada kurang,” himbaunya.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed