oleh

Dua ABG Edarkan Okerbaya Pada Pelajar

Jombang – Peredaran obat keras berbahaya (Okerbaya) jenis dobel L, di kota santri sudah sangat memprihatinkan, bahkan menyasar kalangan pelajar. Tragisnya pengedar dari obat perusak otak ini tergolong Anak Baru Gede. Adalah NP  (20) dan RDS (15) keduanya asal Desa Sidowareg, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, dibekuk anggota Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Gudo saat mengedarkan pil dobel L di Desa Legundi  Kecamatan Gudo.

“Keduanya ditangkap anggota saat transaksi di sebuah warung di Dusun Gempol Desa Legundi, dari penangkapan kedua anak baru gede ini, kita amankan 198 butir pil dobel L dan sebuah handphone sebagai sarana transaksi,” ujar Kepala Kepolisi Sektor Gudo, Ajun Komisaris Polisi Yogas kepada akurasinews.com, Jumat (17/11/2017).

Pengungkapan kasus peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Gudo tersebut, berawal dari informasi masyarakat. Disebutkan, jika di slah satu warung Dusun Gempol kerap dijadikan transaksi narkoba. “Dari informasi itu, petugas melakukan serangkaian penyelidikan. Sampai akhirnya berhasil membekuk kedua pelaku,” papar AKP Yogas.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut AKP Yogas, pembeli obat keras berbahaya tersebut dari berbagai kalangan, terutama pemuda bahkan pelajar, “Itu keterangan dari kedua pelaku, kan pelakunya juga masih remaja, yang satu masih belasan. Jadi sangat memprihatinkan sebetulnya,” katanya.

Karena terbukti telah mengedarkan pil dobel L tanpa keahlian khusus, kedua pelaku dijerat dengan pasal 196 undang-undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed