oleh

57 ASN Jadi Anggota Parpol, Ini Tanggapan Wabup dan Ketua DPRD Jombang

Jombang – Wakil Bupati Jombang Mundjidah Wahab angkat bicara terkait temuan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jombang tentang temuan 57 orang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi anggota partai politik (parpol).

Hal ini diungkapkan Wabup Mundjidah usai rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap nota penjelasan Bupati atas Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD 2018 di Kantor DPRD Jombang, Senin (20/11/2017).

Wabup mengimbau, agar yang bersangkutan (ASN,Red) menentukan sikap dengan memilih salah satu diantaranya apakah tetap sebagai ASN atau sebagai anggota parpol “Itu adalah hak masing-masing (orang). Namun disisi lain ada aturan yang menyebutkan ASN tidak boleh menjadi anggota partai politik. Saya dulu tahun 1977 pada zaman orde baru juga sebagai PNS namun harus memilih tetap sebagai PNS atau memilh berpolitik. Akhirnya  saya memutuskan untuk terjun di dunia politik,” ungkapnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Jombang Joko Triono juga meminta Panwas turun tangan. “Panwas harus turun mengecek siapa-siapa ASN yang jadi anggota parpol. Harus memilih tetap sabagai ASN atau anggota parpol,” tegasnya.

Menurut Joko Triono, pihaknya siap memfasilitasi dan menerima laporan warga jika ada temuan ASN menjadi anggota parpol “Nanti Panwas kita ajak bicara untuk menentukan tindakan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, KPU Jombang telah merampungkan verifikasi faktual terhadap 14 parpol yang mendaftar sebagai peserta pemilihan umum (pemilu) 2019 nanti. Dari sini KPU menemukan 7.138 anggota parpol tidak memenuhi syarat (TMS) dan dari jumlah tersebut ada 57 orang diantaranya berstatus ASN aktif.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed