oleh

PWI Nganjuk Periode 2017-2020 Resmi Terbentuk

Nganjuk- Setelah satu tahun, PWI Persiapan Nganjuk, menggelar konferensi untuk memilih ketua definitif periode tahun 2018-2020. Andik Sukaca wartawan Koran Memo terpilih sebagai ketua setelah melalui proses pemilihan sesuai dengan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI

Proses pemilihan yang dihadiri oleh ketua PWI Jawa Timur Ahmad Munir dan Sekretaris PWI Jatyim Eko Pamuji secara umum, berjalan lancar dan tertib. “Sesuai dengan PD/PRT PWI, konferensi ini kita lanjutkan karena telah memenuhi syarat minimal anggota biasa, sekarang kita tawarkan apakah proses ini (konferensi,red) kita sepakati aklamasi atau voting,” tanya Eko Pamuji sekretaris PWI Jawa sebagai pemimpin konferensi. Selasa (21/11)

Lima belas anggota PWI Nganjuk, memilih dilakukan voting, tiga nama dimunculkan pada tahap pemilihan tersebut, diantaranya Andik Sukaca Koran Memo, Roni Kurniawan Surabaya Post.net dan Ristika Wahyu Prasetya Bhirawa, “Mohon maaf, terima kasih atas usulan teman-teman, namun karena saya harus konsentrasi untuk menyelesaikan disertasi yang sudah molor satu tahun, secara resmi saya mundur dari pencalonan ini,” kata Roni Kurniawan begitu mengetahui namanya dimunculkan sebagai salah satu kandidat calon ketua.

Praktis, pemilihan hanya diikuti oleh dua nama, yakni Andik Sukaca dan Ristika Wahyu Prasetya. Setelah dilakukan voting oleh delapan anggota biasa, diketahui Andik Sukaca memperoleh lima suara sedangkan Ristika WP mendapat tiga suara, “Lima suara untuk Andik Sukaca dan tiga suara untuk Ristika Wahyu Prasetya,” kata Eko Pamuji.

Setelah terpilih sebagai ketua, Andik Sukaca bersama dengan Eko Pamuji dan Bambang DJ Harian Bangsa sebagai tim formatur memilih calon Sekretaris dan Bendahara. Lagi-lagi Roni Kurniawan memilih mundur meski telah ditunjuk tim formatur sebagai sekretaris karena alasan disertasi.

Setelah berlangsung hingga menggelar rapat dua kali, tim formatur PWI Nganjuk memutuskan Asty Hanifah wartawan Bayu TV sebagai sekretaris menggantikan Roni Kurniawan yang tidak bersedia serta Bambang DJ sebagai bendahara.

“Saya sangat kaget, dan terima kasih, kawan-kawan telah memberikan kepercayaan ini, tanpa kawan-kawan organisasi ini (PWI Nganjuk,Red) tidak akan bisa ‘jalan’, ini adalah langkah awal kebersamaan. Terima kasih pula saya sampaikan kepada Mas Ristika senior kami, selama satu tahun ini telah memberikan banyak hal terhadap PWI Nganjuk,” kata Andik Sukaca usai konferensi.

Jika satu tahun lalu, lanjut Andik Sukaca, PWI Nganjuk belum memiliki sekretariat, saat ini PWI telah memiliki kantor sekretariat sebagai tempat berkumpul kawan-kawan merumuskan langkah PWI Nganjuk kedepan, “Tanpa kerja keras Mas Ristika dan kawan-kawan Sekretariat ini tidak akan ada, banyak hal yang telah Mas Ristika lakukan dan saya siap untuk melanjutkan program-program beliau,” katanya.

Untuk selanjutnya, PWI Nganjuk segera melakukan rapat koordinasi untuk pembentukan susunan pengurus lain maupun badan otonom (banom) PWI, “Segera kita bentuk, susunan pengurus lain, yang terpenting kekompakan tetap terjaga kita yakin PWI Nganjuk akan lebih baik lagi,” tutupnya.

Reporter : Agus Bima

 

 

Komentar

News Feed