oleh

Disebut Dampingi Petahana, Ketua DPRD Jombang Ngaku Belum Siap Modal

Jombang – Nama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang Joko Triono disebut-sebut masuk dalam bursa calon pendamping Nyono Suharli Wihandoko dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Jombang 2018 mendatang.

“Saya kan tidak ikut (penjaringan) untuk mendampingi calon tertentu termasuk pak Nyono. Jadi saya tidak berpikir soal itu (kabar masuk bursa),” ujar Ketua DPRD Jombang, Joko Triono kepada awak media, Kamis (23/11/2017).

Menanggapi kabar ini, Joko Triono mengaku belum mendengar namanya masuk dalam bursa bakal pendamping bupati petahana tersebut. “Kalau saya sendiri terus terang tidak siap (finansial). Tidak bisa dipungkiri, untuk ikut mencalonkan diri sebagai wakil bupati, butuh anggaran yang tidak sedikit,” ungkap politisi PDI-P ini.

Untuk biaya saksi saja, kata Joko Triono membutuhkan anggaran hingga miliaran rupiah. “Contoh di PDI-P. Untuk biaya saksi saja dalam hitungan saya minimal anggaran antara dua  hingga tiga miliar. Lha saya dari mana dana sekian banyak itu,” tuturnya.

Disinggung bagaimana jika Nyono Suharli benar-benar meminta dirinya sebagai pendamping.  Dengan tegas Ketua DPRD ini menyerahkan semua kepada partai.“Saya rasa biarlah mengalir apa adanya. Intinya semua tergantung partai, kalau partai merekom, saya siap. Tapi kalau secara pribadi saya introspeksi diri lah dengan kemampuan anggaran saya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, nama Joko Triono disebut-sebut masuk dalam bursa pendamping bupati petahana dalam Pilbup Jombang 2018. Hal ini juga tak ditampik oleh Nyono saat ditanya wartawan usai membuka acara bursa kerja beberapa waktu lalu di GOR Merdeka Jombang saat Pendatanganan MoU PKS bersama Partai Golkar.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed