oleh

Jam Istirahat, Duduk di Batu Bekas Pondasi, Siswa SDN Sidodi 6 Tewas

Malang- Nahas dialami Nur Isa Bayu (14) siswa SDN Sidodai 6 Kecamatan Lawang Kabupaten Malang, Jawa Timur, gara-gara duduk di batu bekas pondasi bangunan dekat kantin sekolah, siswa kelas 6 asal Jalan Sumber Bangun, No 53, RT 04 RW 04 Desa Kalirejo Kecamatan Lawang Kabupaten Malang tersebut meninggal dunia setelah terperosok ke tempat pembuangan sampah.

“Kejadianya kemarin hari Rabu saat jam istirahat sekitar pukul setengah sepuluh, korban bersama Abi (Abid Abiyu Nadirasan) makan kue sambil duduk di batu bekas pondasi. Namanya anak-anak mereka juga mengayun-ayunkan kakinya saat makan kue itu,” ujar Dwi Luluk S.Pd kepala Sekolah SDN Sidodadi kepada akurasinews.com Kamis (30/11/2017) pagi ini.

Keduanya, kata Dwi Luluk saat bercengkrama sambil makan kue ngobrol tentang cita-cita masing-masing, “Keterangan dari teman-temannya, mereka ngobrol tentang cita-cita, keduanyakan saat ini sudah kelas enam, jadi yang biasa ngobrolnya tentang cita-cita,” paparnya.

Saat itulah, lanjut Dwi Luluk, tiba-tiba batu yang mereka duduki masuk ke tempat pembuangan sampah yang ada disebelah, “Korban (Nur Isa Bayu,red)  tertimpa batu yang mereka duduki dan meninggal, sedangkan Abi mengalami luka-luka,” jelasnya.

Mengetahui kejadian itu, sejumlah teman-teman korban histeris, para guru dan wargapun langsung menghubungi Kepolisian Sektor Lawang. Untuk selanjutnya kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lawang guna mendapat Visum et Repertum sekaligus perawatan medis untuk korban selamat.

“Dari hasil oleh tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa diduga karena kondisi geografis sekitar sekolah, jadi kami berharap pihak sekolah tidak bosan untuk mengingatkan peserta didik agar tidak bermain di sejumlah tempat yang berpotensi longsor, ini sangat membahayakan,” ujar Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Lawang Inspektur Satu Hadi Puspito.

Sementara itu, terpisah Salwi (56) orang tua korban mengatakan ikhlas dengan kematian putranya, Salwi menganggap ini adalah sebuah musibah, “Saya ikhlas, ini adalah musibah,” katanya dengan mata sembab singkat.

Reporter : Soleh

Komentar

News Feed