oleh

Jelang Pergantian Tahun, Pengrajin Terompet Kebanjiran Pesanan

Jombang – Menjelang perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 para pelaku usaha Ekonomi Kreatif (Ekraf) mulai kebanjiran pesanan. Salah satunya ialah pengrajin terompet. Adalah Supardi (56) pengrajin asal Desa/Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang ini mengaku kebanjiran pesanan terompet menjelang malam pergantian tahun.

“Mulai bulan Oktober kemarin sudah mendapat order pesanan terompet dari para penjual, bahkan awal bulan ini (Desember,Red) sudah memproduksi ribuan terompet untuk malam tahun baru nanti,” ungkap Supardi yang akrab di panggil Pak Cong saat ditemui akurasinews, Rabu (06/12/2017).

Pembuatan terompet, kata Pak Cong sebetulnya tidak begitu rumit, meski dalam berbagai bentuk. Namun yang paling rumit adalah menghasilkan suara dari terompet, “Apalagi kalau berbentuk naga, memasang pita penghasil suara itu sulit karena membentuk lekukan, karena tebal dari bambu harus ngepasin bunyinya juga,” katanya.

Bersama istri dan anaknya, Pak Cong mampu mengerjakan dua hingga tiga ribu terompet setiap tahunnya, dari berbagai bentuk terompet yang dibuat, bentuk naga adalah terompet paling diminati “Biasanya diambil para pedagang daerah Jombang saja, seperti di Gudo, Blimbing, Cukir, Bareng dan Mojoagung,”  jelasnya.

Mengenai patokan harga, Pak Cong membukanya dengan harga mulai dari dua ribu rupiah untuk  terompet bentuk biasa dan lima ribu rupiah untuk yang berbentuk naga. “Kalau untuk harga saya tetap sama pada tahun sebelumnya. Tidak dinaikan karena harus bersaing dengan terompet buatan pabrik. Yang penting tetap dapat untung,” paparnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang terompet, Pak Sito (67) warga Desa/Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, mengatakan setiap menjelang tahun baru, berjualan terompet di daerah Cukir dan Gudo. “Untuk saat ini saya pesan yang bentuk naga 40 terompet dan yang bentuk biasa sedikit, karena yang dulu masih ada sisa tahun lalu,” tuturnya.

Pak Sito adalah langganan tetap Pak Cong yang setiap tahunnya dapat menjual sekitar 500 terompet lebih “Seperti terompet bentuk naga biasanya saya jual seharga sepuluh ribu hingga lima belas ribu dan menjelang tahun baru sanggup menjual sekitar lima ratusan terompet,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed