oleh

Perbedaan Bukan Halangan, Banser & HAS Turut Amankan Natal di Kota Santri

Jombang – Perbedaan keyakinan di kota santri Jombang bukan menjadi sebuah alasan untuk saling menjatuhkan. Justru perbedaan atau kemajemukan itu dijadikan wadah untuk saling menghargai satu dengan yang lain. Perbedaan keyakinan di kabupaten yang juga mendapat julukan Harmoni tersebut dijadikan sarana menunjukkan sikap toleransi.

Terbukti, Banser, HAS (Hisnul Aman Shiddiqiyyah) dan dari berbagai organisasi kemasyarakatan yang lain, turut mengamankan perayaan Natal 25 Desember 2017 mendatang. Hal itu seperti disampaikan Kepala Kepolisian Resort Jombang Ajun Komisaris Besar Polisi Agung Marlianto saat gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2017 bersama Pemerintah Kabupaten Jombang di Alun-alun Kota Jombang, Kamis (21/12/2017).

“Kegiatan ini merupakan pengecekan kesiapan personil baik itu dari Polri maupun dari kesatuan atau stakeholder terkait lainnya. Dan kami menyampaikan terima kasih dukungan penuh dari Bapak Bupati, baik personil dari Dishub, Satpol PP, sekaligus komitmen dari rekan-rekan TNI yang mendukung penuh kegiatan pengamanan Hari Natal dan Tahun Baru ini,” ujar Kepala Kepolisian Resort Jombang, Ajun Komisaris Besar Polisi Agung Marlianto kepada akurasinews.com.

Dengan komitmen tersebut, diharapkan 85 gereja yang bakal menggelar perayaan natal berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun “Kita punya tanggung jawab besar kepada masyarakat di kota santri ini, kabupaten yang terkenal harmoni, yang berarti di tengah kemajemukan 97 persen masyarakatnya  memeluk agama islam namun memiliki toleransi yang tinggi terhadap pemeluk agama lain,” ungkap Agung Marlianto.

Untuk pengamanan gereja, lanjut Agung Marlianto bukan hanya Polri dan TNI, tapi juga dibantu oleh petugas-petugas lainnya seperti, Banser, HAS (Hisnul Aman Shiddiqiyyah) dan ada juga dari berbagai organisasi kemasyarakatan.

“Dengan inilah, simbol kemajemukan yang mungkin bisa kita tunjukkan kemasyarakat nasional dan kita tunjukkan kedunia bahwa di Jombang, Kemajemukan itu ada, tapi pertikaian tidak pernah ada,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko menyampaikan unsur tiga pilar termasuk juga Kepala Desa membantu Polres Jombang dalam pengamanan perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2018.

“Pemkab Jombang juga melibatkan Dishub serta Satpol PP untuk membantu Polres dalam pengamanan Hari Natal dan Tahun Baru 2018, dengan satu komando bersama Polres Jombang dan menjalankan perintah,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman

Komentar

News Feed