oleh

Tertua di Jatim, Gereja Mojowarno Pertahankan Budaya Jawa di Malam Misa Natal

Jombang – Meski sudah berusia ratusan tahun, Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) di Desa/Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, tidak kehilangan identitas nuansa budaya jawa pada saat berlangusng Prosesi Malam Misa Natal 2017.

GKJW Mojowarno berdiri sejak tahun 1881 di Depan Rumah Sakit Kristen Mojowarno, usianya sudah satu abad lebih dan tak kehilangan identitas budaya memakai pakaian jawa seperti batik.

“Budaya ini sudah ada sejak gereja ini berdiri, jadi selalu diberikan nuansa jawa, termasuk ibadahnya, cara berpakaian itu memakai budaya jawa. Karena gereja ini tertua di Jawa Timur bukan hanya di Jombang,” ungkap Wimbo Sancoko (40) Ketua Pendeta ketika dikunjungi akurasinews.com di lokasi, Minggu (24/12/2017).

Mantan IKJ Magetan ini menuturkan, Gereja ini adalah Gereja Kristen Protestan peninggalan dari Belanda agar masyarakat di lingkupnya bisa beribadah. Kemudian di lingkungan gereja yang memiliki luas 2 hektar lebih juga di fasilitasi pendidikan dan kesehatan yaitu sekolah, rumah sakit serta rumah pendeta.

“Jemaat yang ada disini sudah sekitar seribu dua ratus kepala keluarga, jadi sekitar lima ribuan lebih. Kemudian diharapkan bahwa Gereja ini paling tidak bisa menjadi berkat bagi banyak orang dan bisa menjadi terang dilingkungan yang ada disekitar sini,” tuturnya

Jelang perayaan Natal 2017, Pendeta Wimbo juga menjelaskan prosesi malam misa itu adalah salah satu ibadah ritual yang dilakukan sebelum natal atau malam natal. “Pesan malam misa, kita ini diminta untuk selalu menyampaikan tentang kabar damai baik untuk diri kita sendiri ataupun untuk keluarga dan lingkungan masyarakat kita,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman 

Komentar

News Feed