oleh

Tes Urine, 3 Sopir Bus AKAP Positif, Seorang Gunakan Inex

Nganjuk- Untuk mengantisipasi kecelakaan lalulintas akibat penyalahgunaan narkoba, Satuan Lalulintas Kepolisian Resort Nganjuk bekerjasama dengan, Komando Distrik Militer 0810 Nganjuk, Unit Polisi Militer, Dinas Perhubungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nganjuk melakukan tes urine kepada 50 sopir bus yang berhenti di Terminal Bus Nganjuk, Sabtu (30/12/2017).

Hasilnya, tiga orang sopir bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) terindentifikasi positif menggunakan narkoba, “Keterangan dari dokter BNN ada tiga, dua orang positif karena mengkonsumsi obat, namun bukan berjenis narkoba, sedangkan seorang sopir menggunakan obat yang mengandung Amphetamine kalau bahasa umumnya pil inex,” ujar Perwira Hubungan Masyarakat Kepolisian Resort Nganjuk Inspektur Dua Trubus kepada akurasinews.com

Ketiga sopir yang positif itu adalah BD dan NN asal Ponorogo dan HO asal Semarang Jawa Tengah, “Untuk BD dan NN adalah sopir asal Ponorogo, keduanya positif obat karena mengkonsumsi obat sakit, sedangkan HO sopir asal Semarang dari hasil tes BNN menggunakan narkoba,” papar Ipda Trubus.

Setelah dilakukan pemeriksaan, BD dan NN diperbolehkan melanjutkan perjalanan, sedangkan HO masih terus dilakukan pengembangan, “Masih dikembangkan oleh anggota,” tandas Ipda Trubus.

Pantauan akurasinews.com di terminal bus Nganjuk, petugas gabungan dari TNI, Polri, Dishub serta BNN terlihat melakukan pengecekan Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Selain melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat, petugas juga mengecek kondisi bus, untuk mamastikan laik jalan. “Kegiatan ini kami gelar untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalulintas terutama pasca libur natal dan memasuki tahun baru,” pungkas Ipda Trubus.

Reporter : Agus Bima

Komentar

News Feed